
Surabaya, 13 Desember 2025 – Danpom Kodaeral V memimpin Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) gabungan di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Pahlawan. Dalam Opsgaktib kali ini, POM Kodaeral V menerapkan penggunaan teknologi “Bodycam” dan “Drone” untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penegakan disiplin. Penerapan teknologi ini merupakan bagian dari inisiatif “POMAL Presisi” yang bertujuan untuk mewujudkan penegakan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya. Jumat (12/12/2025)
Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi 2025 dilakukan oleh petugas gabungan. Di antaranya Kodaeral V, POM AU Lanud Muljono, Denpom 54 Surabaya, Propam Polrestabes Surabaya, BNNK Surabaya, Satpol PP, hingga Imigrasi.
Sejumlah pengunjung terlihat cemas. Namun, petugas menerangkan bahwa razia tersebut bukan untuk menyasar sipil, melainkan memburu prajurit TNI dan anggota ‘nakal’ yang nekat berkunjung ke hiburan malam

Danpom Kodaeral V Kolonel Laut (PM) Andre Thomas Alexander mengatakan razia serupa kerap dilakukan pihaknya di kota pahlawan. Menurutnya, operasi tersebut untuk mencari prajurit yang melanggar aturan dinas, termasuk saat jam malam sekalipun.
Kolonel Laut (PM) Andre Thomas Alexander menjelaskan bahwa penggunaan “Bodycam” dan “Drone” dalam Opsgaktib akan:
Meningkatkan Transparansi: Merekam seluruh kegiatan Opsgaktib secara visual, sehingga dapat dilihat oleh publik dan menjadi bukti yang valid dalam penegakan hukum.
Meningkatkan Akuntabilitas: Memastikan bahwa setiap tindakan petugas POMAL dapat dipertanggungjawabkan, karena terekam dalam video.
Meningkatkan Efektivitas: Memantau situasi secara real-time dan mengidentifikasi potensi pelanggaran dengan lebih cepat dan akurat.
Melindungi Personel: Memberikan perlindungan kepada personel POMAL dari tuduhan yang tidak benar atau tindakan kekerasan.
Mencegah Pelanggaran: Memberikan efek jera kepada prajurit yang berpotensi melanggar disiplin.
Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat: Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI AL, karena POMAL melaksanakan tugas secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Hal senada disampaikan Kadis Lidpam Kodaeral V Letkol Laut (PM) Prasetyo Bekti. Menurutnya, apa yang dilakukan pelanggar bisa merusak citra TNI.
POM Kodaeral V berkomitmen untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas penegakan hukum dan disiplin di lingkungan TNI AL.
“POMAL Presisi”: Danpom Kodaeral V gencarkan Opsgaktib dengan Bodycam dan Drone, tingkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penegakan disiplin, prajurit terlindungi, masyarakat percaya TNI AL. POMAL Profesional, TNI AL Jaya!
(Gareng/Gufron)

