Nasional

Minahasa “Curhat” ke DPD RI: Wakil Bupati Vanda Sarundajang Kawal Aspirasi Pendidikan, Perempuan, dan UMKM, Jangan Sampai Jadi Janji Manis Pemilu!

Nasional

Minahasa, Kamis, 18 Desember 2025 | 22.00 WITA – Bukan sekadar kunjungan seremonial, pertemuan Wakil Bupati Minahasa, Ibu Vanda Sarundajang, SS, dengan Anggota DPD RI Komite III, Ibu Dra. Adriana C. Dondokambey, M.Si, di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa hari ini, adalah panggung “curhat” masyarakat! Aspirasi pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan UMKM menjadi fokus utama, dikawal ketat agar tidak sekadar menjadi janji manis pemilu!

Ibu Vanda Sarundajang, dengan gaya lugas dan tegas, memaparkan tiga masalah krusial yang mendera Minahasa:

“Darurat Guru Berkualitas”: Minahasa kekurangan guru yang kompeten dan berdedikasi, terutama di daerah-daerah terpencil. Banyak guru yang tidak memenuhi standar kualifikasi, kurang termotivasi, dan tidak memiliki akses terhadap pelatihan yang memadai. Ibu Vanda meminta DPD RI untuk memperjuangkan peningkatan anggaran pendidikan dan program pelatihan guru yang berkelanjutan.
 “Perempuan Rentan Kekerasan”: Angka kekerasan terhadap perempuan di Minahasa masih tinggi, terutama kekerasan dalam rumah tangga dan pelecehan seksual. Banyak perempuan yang tidak memiliki akses terhadap layanan hukum, kesehatan, dan psikologis yang memadai. Ibu Vanda meminta DPD RI untuk memperjuangkan penguatan lembaga perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan kesadaran masyarakat tentang hak-hak perempuan.
 “UMKM Terjebak Rentenir”: Banyak UMKM di Minahasa yang kesulitan mengakses modal usaha dan terjebak dalam lingkaran rentenir. Bunga pinjaman yang tinggi dan persyaratan yang rumit membuat UMKM sulit berkembang. Ibu Vanda meminta DPD RI untuk memperjuangkan kemudahan akses modal usaha bagi UMKM, serta program pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.

Ibu Dra. Adriana C. Dondokambey, M.Si, dengan seksama mendengarkan curhatan Ibu Vanda dan berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Minahasa di tingkat nasional. Ia menekankan bahwa DPD RI memiliki peran penting dalam mengawasi pelaksanaan program pemerintah dan memastikan bahwa anggaran negara dialokasikan secara tepat sasaran.

“Kami akan kawal aspirasi masyarakat Minahasa sampai tuntas. Kami tidak ingin aspirasi ini hanya menjadi janji manis pemilu yang dilupakan setelah terpilih,” tegas Ibu Adriana dengan nada serius.

Ibu Adriana juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan pengembangan UMKM. Ia berharap agar sinergi antara pemerintah daerah dan DPD RI dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan Minahasa yang lebih maju dan sejahtera.

Turut hadir dalam pertemuan ini Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Dinas P3A, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, serta Kepala Bagian PBJ. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Pertemuan antara Ibu Vanda dan Ibu Adriana bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara daerah dan pusat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi Minahasa telah didengar, kini saatnya menunggu aksi nyata!

(red)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *