Nasional

INFLUENCER SHERLY ANNAVITA UNGGAH REKAMAN CCTV AKSI TEROR YANG DITERIMANYA – MOBIL DIKORET DAN DILEMPAR TELUR BUSUK, TEROR KINI MELIBATKAN KELUARGA, POLANYA HAMPIR SAMA DENGAN INSIDEN 2019

Nasional

ACEH – Influencer asal Aceh, Sherly Annavita, mengunggah rekaman CCTV yang menunjukkan aksi teror yang baru-baru ini diterimanya melalui unggahan media sosial pada Kamis (1/1/2026). Dalam konten yang dibagikannya, ia menjelaskan kronologi kejadian secara rinci berdasarkan rekaman kamera pengawas, sekaligus menyampaikan bahwa ancaman yang diterima kini telah melibatkan keluarganya, membuatnya terpaksa mengungkapkan peristiwa tersebut ke khalayak luas.

Sherly menjelaskan bahwa rumah yang menjadi sasaran aksi teror bukanlah tempat tinggal pribadinya. Mobil miliknya yang menjadi target utama pelaku memang disimpan di depan rumah tersebut karena tidak dapat dimasukkan ke dalam garasi, yang menjadi alasan mudah bagi pelaku untuk melakukan tindakan tersebut.

KRONOLOGI AKSI TEROR BERDASARKAN REKAMAN CCTV

Dari rekaman CCTV yang diperlihatkan Sherly, terlihat jelas bahwa pelaku menggunakan dua buah motor dalam pelaksanaan tindakan teror. Menurut analisisnya, satu motor awal diduga digunakan untuk memastikan target yang akan diserang sudah tepat, sedangkan motor kedua yang dinaiki oleh dua orang bertugas untuk melakukan aksi teror itu sendiri.

“Pelaku memakai 2 motor. 1 motor awal sepertinya yang memastikan target dan motor kedua yang dinaiki 2 orang yang melakukan tugasnya,” tulis Sherly dalam keterangan yang menyertai unggahan rekaman CCTV tersebut.

Proses aksi teror yang terjadi dalam waktu singkat tercatat dengan jelas pada kamera:

  • Tahap pertama: Seorang pelaku keluar dari motor dan mencoret bagian depan mobil milik Sherly menggunakan alat yang tidak terlihat jelas pada rekaman.
  • Tahap kedua: Pelaku tersebut melempar objek yang teridentifikasi sebagai telur busuk ke arah rumah yang menjadi lokasi penyimpanan mobil.
  • Tahap terakhir: Pelaku kembali mencoret mobil, namun kali ini pada bagian belakang kendaraan sebelum segera melarikan diri bersama rekannya dengan mengendarai motor.

PEMASANGAN CCTV PRIBADI TERKENA KENDALA LIBURAN

Sherly juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berencana untuk memasang sistem CCTV pribadi di lokasi tempat tinggal dan area sekitar untuk meningkatkan keamanan. Namun, proses pemasangan harus sedikit tertunda karena kondisi suasana liburan yang membuat beberapa tahapan pekerjaan tidak dapat berjalan sesuai jadwal.

“CCTV pribadi sedang diusahakan untuk segera dipasang, sudah sepakat dengan vendor, hanya saja sedikit terkendala karena masih suasana liburan,” jelasnya dalam unggahannya.

Alasan utama Sherly mengunggah aksi teror tersebut ke media sosial adalah karena ancaman yang diterimanya kini tidak hanya menargetkan dirinya sendiri, tetapi juga telah melibatkan anggota keluarganya. Hal ini membuatnya merasa perlu untuk mengungkapkan peristiwa agar mendapatkan dukungan serta agar kasus ini dapat mendapatkan perhatian yang tepat dari pihak berwenang.

POLA TEROR HAMPIR SAMA DENGAN INSIDEN 2019 SETELAH BERIKUTI DEBAT ILC TV ONE

Sherly mengungkapkan bahwa pola teror yang diterimanya saat ini hampir sama persis dengan kejadian yang menimpanya pada tahun 2019 lalu. Pada saat itu, ia menerima ancaman dan tindakan teror setelah ikut hadir sebagai pembicara untuk memberikan pendapat terkait rencana Pemindahan Ibu Kota Negara dalam acara yang disiarkan di ILC TV ONE.

“Peristiwa teror yang saya terima ini polanya hampir dengan teror yang terjadi pada 2019 lalu. Saat itu saya menerima teror setelah ikut hadir memberikan pendapat terkait Pemindahan Ibu Kota di ILC TV ONE,” ujarnya.

Meskipun mengalami kejadian serupa, Sherly menegaskan bahwa ia tidak ingin secara spesifik menuduh atau menyalahkan pemerintah atas rangkaian teror yang menimpanya. Ia menduga bahwa pelaku di balik tindakan tersebut kemungkinan adalah pihak yang ingin mengadu domba antara masyarakat dan pemerintah, serta mencari keuntungan pribadi dari kejadian yang terjadi.

“Pelakunya mungkin adalah pihak yang ingin mengadu domba dan mencari untung dari kejadian tersebut,” katanya.

UNGKAPAN PETINGGI NEGERI TERKESAN MEMOJOKAN INFLUENCER

Lebih lanjut, Sherly menyampaikan bahwa meskipun tidak menyalahkan pemerintah secara langsung, ia tidak bisa memungkiri bahwa ungkapan dari beberapa petinggi negeri – mulai dari Presiden, Sekretaris Kabinet, hingga pejabat tinggi lainnya – terkadang tanpa disadari terkesan sering memojokan peran influencer dan pihak yang memiliki pandangan berbeda.

Menurutnya, teror yang diterimanya bukanlah kasus tunggal, melainkan hal yang rutin dialami oleh siapapun yang dianggap memiliki pandangan yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah yang berlaku. “Teror yang saya terima juga rutin dialami oleh siapapun yang dianggap bertentangan dengan kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Sherly juga menyampaikan bahwa kondisi ini membuat masyarakat cenderung menganggap bahwa pelaku tindakan teror berasal dari institusi atau pihak yang akan mendapatkan keuntungan jika korban memilih untuk tetap diam. “Jadi adalah hal yang wajar apabila ada anggapan pelakunya berasal dari institusi atau pihak yang akan diuntungkan dari diamnya korban,” tambahnya.

BERHARAP TIDAK ADA PERISTIWA SERUPA KE DEPAN

Di akhir unggahannya, Sherly menyampaikan harapannya agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi baik bagi dirinya maupun bagi siapapun yang memiliki pandangan berbeda dan ingin menyampaikan pendapat secara bebas. Ia berharap bahwa ruang untuk berbicara dan menyampaikan ide dapat tetap terjaga dengan aman dan tanpa adanya ancaman apapun.

“Semoga tidak ada lagi peristiwa serupa kedepannya. Aamiin,” tutup Sherly dalam unggahannya yang telah mendapatkan banyak perhatian dari pengguna media sosial serta rekan-rekan influencer lainnya yang memberikan dukungan penuh padanya.

Hingga saat ini, belum ada informasi apakah Sherly telah melaporkan kasus teror yang diterimanya ke pihak kepolisian atau lembaga terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

(red)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *