
SURABAYA – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali meresahkan warga Surabaya. Kali ini, sebuah rumah kos di Jalan Pucang Anom Timur menjadi sasaran dua orang pelaku yang berhasil membobol pagar dan menggasak satu unit sepeda motor Honda Beat Estilo bernomor polisi L 4911 DAB. Peristiwa ini terjadi pada dini hari, Senin, 23 Februari 2026, sekitar pukul 02.00 WIB, saat sebagian besar penghuni kos masih terlelap.
Aksi nekat kedua pelaku ini terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Rekaman CCTV menjadi bukti visual penting bagi pihak kepolisian dalam mengidentifikasi modus operandi serta ciri-ciri pelaku.
Berdasarkan rekaman yang diperoleh, terlihat dua pelaku datang ke lokasi dengan berboncengan menggunakan sepeda motor matik. Setelah tiba di depan rumah kos, salah satu pelaku segera turun dari motor dan langsung melancarkan aksinya merusak gembok pagar rumah kos. Proses perusakan gembok pagar ini dilakukan dengan cukup cepat dan terlihat profesional, mengindikasikan bahwa pelaku kemungkinan besar sudah berpengalaman dalam aksi serupa.
Setelah berhasil membuka pagar, kedua pelaku masuk ke halaman rumah kos dan langsung menuju area parkir. Di sana, mereka menemukan sepeda motor Honda Beat Estilo milik salah satu penghuni kos. Seorang pelaku, yang diduga berperan sebagai eksekutor utama, dengan sigap menghampiri motor korban. Tanpa membuang waktu, pelaku merusak bagian stang motor menggunakan kunci T, alat yang kerap digunakan para pencuri untuk membobol kunci kontak sepeda motor dalam hitungan detik.
Setelah motor berhasil dibobol, pelaku kemudian mendorongnya keluar dari halaman kos. Aksi mendorong ini dilakukan untuk menghindari suara bising yang mungkin ditimbulkan jika motor langsung dihidupkan, demi mengurangi risiko terdeteksi oleh penghuni atau warga sekitar. Setelah motor curian berhasil dibawa keluar, kedua pelaku pun segera melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian tanpa jejak, lenyap ditelan kegelapan dini hari.
Korban baru mengetahui bahwa sepeda motornya raib pada pagi harinya, saat hendak beraktivitas dan mendapati area parkir telah kosong. Keterkejutan dan kekecewaan jelas terpancar dari korban yang harus kehilangan kendaraan roda duanya secara tiba-tiba. Laporan kehilangan pun segera disampaikan kepada pihak kepolisian.
Terpisah, Kapolsek Gubeng Kompol Eko Sudarmanto saat dikonfirmasi mengenai kejadian ini mengaku masih melakukan pengecekan terkait laporan yang masuk. “Kami masih dalam proses pengecekan dan pendalaman terkait laporan tersebut. Tim di lapangan sudah bergerak untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menganalisis rekaman CCTV dan mencari saksi-saksi,” ujar Kompol Eko Sudarmanto. Pihak kepolisian berharap dapat segera mengidentifikasi dan menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya penghuni kos, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan keamanan kendaraan. Penambahan kunci ganda atau pengaman tambahan sangat disarankan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(red)

