Surabaya – “Banyak yang ingin setajam pisau tapi menolak untuk diasah, banyak yang ingin seharum dupa tapi enggan untuk dibakar.” Kutipan ini seringkali menjadi cambuk bagi mereka yang merasa impiannya masih jauh dari jangkauan. Tapi, pernahkah kita bertanya, mengapa banyak orang takut pada proses? Mengapa lebih memilih zona nyaman yang stagnan daripada “diasah” dan “dibakar” …









