
Belawan, Sumatera Utara, 10 Desember 2025 – Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) meninjau langsung kondisi prajuritnya dan masyarakat yang terdampak banjir di Belawan, Sumatera Utara. Kunjungan ini menjadi momentum bagi TNI Angkatan Laut (AL) untuk meluncurkan program “Kampung Tangguh Iklim”, sebuah inisiatif komprehensif untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, khususnya banjir, melalui pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan mitigasi bencana berbasis komunitas.
Danpasmar 1, [Nama Lengkap Danpasmar menjelaskan bahwa program “Kampung Tangguh Iklim” adalah wujud kepedulian TNI AL terhadap masyarakat yang rentan terhadap bencana. “Kami ingin membantu masyarakat Belawan untuk lebih siap menghadapi banjir di masa depan. Program ini tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga pada pencegahan dan mitigasi,” ujarnya.
Program “Kampung Tangguh Iklim” memiliki tiga komponen utama:
Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan: Membangun atau memperbaiki infrastruktur yang dapat mengurangi risiko banjir, seperti drainase, tanggul, waduk, dan sumur resapan. Memanfaatkan teknologi ramah lingkungan dan material lokal untuk memastikan keberlanjutan infrastruktur.
Mitigasi Bencana Berbasis Komunitas: Membentuk tim relawan di setiap lingkungan yang terlatih dalam penanganan bencana, evakuasi, dan pertolongan pertama. Menyediakan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk penanganan bencana, seperti perahu karet, pelampung, dan obat-obatan. Mengadakan simulasi bencana secara rutin untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Adaptasi Perubahan Iklim: Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang perubahan iklim, dampaknya, dan cara beradaptasi. Mendorong praktik pertanian dan perikanan yang berkelanjutan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Mengembangkan sistem peringatan dini banjir yang akurat dan terpercaya.
TNI AL juga menggandeng berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta, untuk mendukung program “Kampung Tangguh Iklim”.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan program ini. Bersama-sama, kita bisa membangun Belawan yang lebih tangguh dan berketahanan terhadap bencana,” ujar [Nama Lengkap Danpasmar 1].
Selain meluncurkan program “Kampung Tangguh Iklim”, Danpasmar 1 juga memberikan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak banjir. Bantuan tersebut meliputi makanan, air bersih, pakaian, selimut, dan obat-obatan.
Masyarakat Belawan menyambut baik program “Kampung Tangguh Iklim” ini. Mereka berharap, program ini dapat membantu mereka
(red)
