Nasional TNI POLRI

DANREM 073/MAKUTARAMA KOLONEL ARM EZRA NATHANAEL BERSAMA FORKOPIMDA DEMAK TINJAU LOKASI RENCANA PEMBANGUNAN YON TP – DESA JRAGUNG DITETAPKAN SEBAGAI TEMPAT STRATEGIS UNTUK MENDUKUNG OMSP DAN MEMPERKUAT SINERGI TNI DENGAN PEMDA DAN MASYARAKAT

TNI-Polri nasional

Demak, 7 Januari 2026 – Komandan Resimen Militer (Danrem) 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han., bersama seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Demak telah melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang akan berlokasi di area BKPH Perhutani Jembolo Utara, KPH Semarang, Dukuh Ngrajek, Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kegiatan peninjauan yang dilakukan pada hari Rabu (7/1/2026) ini bertujuan untuk memastikan kesiapan kondisi lahan serta kesesuaian lokasi dengan perencanaan teknis dan strategis pembangunan Yon TP, yang diharapkan dapat segera terealisasi untuk mendukung tugas utama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Danrem 073/Makutarama didampingi oleh Bupati Demak H. Muhammad Zainudin Amin, S.H., M.H., Kapolres Demak AKBP Dwi Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., serta perwakilan dari berbagai instansi terkait termasuk Perhutani KPH Semarang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Demak, serta perwakilan masyarakat Desa Jragung. Selama peninjauan, tim teknis dari Korem 073/Makutarama dan pemerintah daerah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kondisi geografis lahan, aksesibilitas jalan menuju lokasi, serta ketersediaan infrastruktur pendukung seperti sumber air dan pasokan listrik yang diperlukan untuk pembangunan dan operasional Yon TP.

Setelah melakukan peninjauan lapangan secara menyeluruh, Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael menyampaikan bahwa penetapan Desa Jragung sebagai lokasi pembangunan Yon TP merupakan hasil dari koordinasi yang erat dan mendalam antara Korem 073/Makutarama dengan Pemerintah Kabupaten Demak dan pihak Perhutani. Menurutnya, setelah melakukan evaluasi terhadap beberapa calon lokasi yang diusulkan, Desa Jragung dinilai sebagai lokasi yang paling siap dan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas Yon TP.

“Lokasi ini kami cek langsung sebagai rencana pembangunan Yon TP. Setelah berkoordinasi intensif dengan Pemkab Demak dan Perhutani selama beberapa bulan terakhir, Desa Jragung ditetapkan sebagai lokasi yang paling siap, baik dari segi kesiapan lahan, aksesibilitas, maupun dukungan dari masyarakat sekitar. Kami telah melakukan kajian teknis dan strategis yang komprehensif untuk memastikan bahwa lokasi ini dapat mendukung fungsi dan tugas Yon TP secara optimal,” ujar Danrem dalam keterangan kepada awak media yang mengikuti kegiatan peninjauan.

Ia juga menjelaskan bahwa lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Yon TP merupakan lahan yang telah disiapkan oleh Perhutani dalam kerangka kerja sama dengan TNI Angkatan Darat untuk mendukung program pembangunan wilayah dan ketahanan nasional. Pihak Perhutani telah memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan ini, mengingat bahwa keberadaan Yon TP di lokasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, baik untuk mendukung tugas pertahanan dan keamanan wilayah maupun untuk membantu pengelolaan kawasan hutan serta pembangunan ekonomi masyarakat sekitar.

Perwakilan dari Perhutani KPH Semarang, H. Sutrisno, menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung pembangunan Yon TP di area BKPH Perhutani Jembolo Utara. Menurutnya, kerja sama antara Perhutani dengan TNI telah berjalan dengan baik selama ini, terutama dalam upaya menjaga keamanan kawasan hutan dan mencegah kebakaran hutan serta pembalakan liar. Dengan adanya Yon TP di lokasi tersebut, diharapkan kerja sama ini dapat semakin diperkuat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengelolaan sumber daya alam serta kesejahteraan masyarakat.

“Kami sebagai Perhutani sangat mendukung rencana pembangunan Yon TP di lokasi ini. Kerja sama kami dengan TNI Angkatan Darat telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan di wilayah ini. Dengan adanya Yon TP yang berlokasi di dekat kawasan hutan kami, diharapkan kami dapat lebih efektif dalam menangani berbagai permasalahan yang terkait dengan pengelolaan hutan, serta dapat bersama-sama mengembangkan program-program ekonomi masyarakat yang berbasis pada sumber daya alam yang lestari,” jelas H. Sutrisno.

Lebih lanjut, Danrem 073/Makutarama menegaskan bahwa pembangunan Yon TP di Desa Jragung memiliki tujuan utama untuk mendukung tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang menjadi tanggung jawab TNI Angkatan Darat. Selain itu, keberadaan Yon TP juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung berbagai program pemerintah serta mempercepat proses pembangunan desa di wilayah Kabupaten Demak.

“Pembangunan Yon TP ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung tugas OMSP seperti penanggulangan bencana alam, pemeliharaan ketertiban umum, dan penanggulangan ancaman keamanan lainnya, tetapi juga untuk memperkuat sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui Yon TP, kami akan dapat lebih dekat dengan masyarakat dan bersama-sama bekerja untuk mendukung program pembangunan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah, seperti pembangunan infrastruktur desa, peningkatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tegas Kolonel Arm Ezra Nathanael.

Bupati Demak H. Muhammad Zainudin Amin yang turut hadir dalam kegiatan peninjauan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya Korem 073/Makutarama dalam merencanakan pembangunan Yon TP di Kabupaten Demak. Menurutnya, keberadaan Yon TP di wilayah ini akan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di Kecamatan Karangawen dan sekitarnya.

“Kami sebagai Pemerintah Kabupaten Demak sangat menyambut baik rencana pembangunan Yon TP di Desa Jragung. Keberadaan Yon TP di wilayah kami akan menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan wilayah, menangani berbagai permasalahan yang mungkin terjadi, serta mendukung program pembangunan daerah yang kami jalankan. Kami akan memberikan dukungan penuh terhadap proses pembangunan ini, mulai dari pengurusan izin hingga penyediaan infrastruktur pendukung yang diperlukan,” ujar Bupati Demak.

Ia juga menambahkan bahwa pihak pemerintah daerah akan bekerja sama dengan Korem 073/Makutarama untuk menyusun program-program kerja sama yang akan dilaksanakan melalui Yon TP, seperti program pelatihan keterampilan bagi masyarakat muda, program pembangunan sarana prasarana desa, program peningkatan produktivitas pertanian dan perkebunan, serta program penanggulangan kemiskinan di wilayah sekitar lokasi Yon TP.

“Kita akan menyusun kerjasama yang komprehensif dengan Yon TP untuk mengembangkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Misalnya, pelatihan keterampilan untuk kaum muda agar mereka memiliki keahlian yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga, pembangunan jalan desa dan jembatan untuk mempermudah akses masyarakat, serta program pendampingan bagi petani dan peternak untuk meningkatkan produktivitas usaha mereka. Dengan demikian, keberadaan Yon TP tidak hanya akan memberikan manfaat dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam bidang ekonomi dan sosial masyarakat,” jelasnya.

Kapolres Demak AKBP Dwi Cahyono juga menyatakan bahwa pihak kepolisian akan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan dan operasional Yon TP di Kabupaten Demak. Menurutnya, kerja sama antara TNI dan Polri dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat telah berjalan dengan baik, dan keberadaan Yon TP akan semakin memperkuat kerja sama ini serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi keamanan wilayah Kabupaten Demak.

“Kerja sama TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Demak telah memberikan hasil yang positif. Dengan adanya Yon TP di sini, kita dapat lebih efektif dalam melakukan patroli wilayah, menangani berbagai kasus kejahatan, serta menanggulangi bencana alam dan situasi darurat lainnya. Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan Yon TP untuk memastikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Demak selalu terjaga dengan baik,” ujar AKBP Dwi Cahyono.

Selama peninjauan lokasi, Danrem dan Forkopimda juga bertemu dengan perwakilan masyarakat Desa Jragung yang menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Yon TP di wilayah mereka. Ketua RW 03 Dukuh Ngrajek, H. Suparman, menyatakan bahwa masyarakat sangat mendukung pembangunan ini karena yakin bahwa keberadaan Yon TP akan memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sebagai masyarakat Desa Jragung sangat mendukung rencana pembangunan Yon TP di sini. Kami yakin bahwa dengan adanya Yon TP, keamanan kita akan lebih terjaga, dan juga akan ada banyak program pembangunan yang dapat kita nikmati bersama. Kita berharap bahwa pembangunan ini dapat segera dimulai dan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat desa,” ujar H. Suparman.

Melalui peninjauan lokasi ini, pihak Korem 073/Makutarama dan Pemerintah Kabupaten Demak berharap bahwa proses pembangunan Yon TP dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Perencanaan teknis dan administratif untuk pembangunan sedang dilakukan secara intensif, dan diharapkan pembangunan dapat dimulai pada semester I tahun 2026. Setelah selesai dibangun, Yon TP di Desa Jragung diharapkan dapat segera beroperasi dan memberikan dampak positif bagi ketahanan wilayah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Melalui peninjauan ini, kami berharap proses pembangunan Yon TP dapat berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti. Kami akan terus melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan bahwa pembangunan ini berjalan sesuai dengan rencana dan menghasilkan fasilitas yang dapat berfungsi dengan optimal. Semoga keberadaan Yon TP di Desa Jragung dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi ketahanan nasional, pembangunan daerah, serta kesejahteraan masyarakat Indonesia,” pungkas Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael.

(red)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *