
Jakarta, Kamis, 18 Desember 2025 | 23.00 WIB – Jalesveva Jayamahe! Laksda TNI Yayan Sofiyan, S.T., M.Si., CHRMP, M.Tr.Opsla, bukan sekadar Asops Kasal, tapi “arsitek jiwa”! Ia “hack” DNA TNI AL, ubah prajurit jadi “seniman perang”! Kuasai tak hanya taktik, tapi juga empati & intuisi! “The Art of Life” bukan program sampingan, tapi upgrade mental tempur hadapi medan perang asimetris!
Laksda Yayan bukan sekadar beri kuliah motivasi, tapi reboot sistem nilai TNI AL! Ia bongkar mentalitas “komando”, bangun budaya “kolaborasi”! Ia sadar, perang modern butuh prajurit cerdas emosi, bukan sekadar patuh buta!
“Dulu, prajurit dinilai dari jumlah musuh yang dilumpuhkan. Sekarang, dinilai dari jumlah hati yang ditaklukkan!” tegas Laksda Yayan.
“The Art of Life” Laksda Yayan bukan sekadar workshop, tapi transformation journey:
“Naval Empathy Lab”: Simulasi interaktif asah empati prajurit! Rasakan jadi pengungsi, korban bencana, atau nelayan terpinggirkan! Lahirkan solusi humanis!
“Intuitive Warfare Training”: Latih prajurit baca situasi tanpa data! Asah insting & firasat! Kuasai seni outsmart musuh!

“Art of Deception Bootcamp”: Ajari prajurit kuasai seni kamuflase, disinformasi, & propaganda! Menangkan perang tanpa setetes darah!
“Spiritual Resilience Program”: Bangun ketahanan mental hadapi trauma & stres! Meditasi, yoga, & seni bela diri jadi senjata!
“Leadership Improv Theater”: Latih pemimpin adaptif & spontan! Kuasai seni improvisasi & storytelling! Inspirasi bawahan dengan karisma!
Laksda Yayan bukan hanya teori, tapi role model! Ia tunjukkan, pemimpin sejati bukan hanya jago perintah, tapi jago mendengar, memahami, & menginspirasi!
Ia ubah Mabesal jadi “creative hub”! Prajurit bebas ekspresikan diri lewat seni, musik, & teater! Lahirkan inovasi taktis & strategis!
Laksda Yayan sadar, perang asimetris butuh prajurit lentur & adaptif! “The Art of Life” adalah kunci!
“Prajurit masa depan bukan hanya otot & senjata, tapi otak & hati! Mereka harus mampu beradaptasi dengan cepat, berpikir kreatif, & berempati dengan musuh!” tegas Laksda Yayan.
“The Art of Life” Laksda Yayan bukan sekadar program internal, tapi investasi masa depan TNI AL! Dari empati, lahir strategi cerdas! Dari intuisi, lahir kemenangan gemilang! Jalesveva Jayamahe!
(red)
