Nasional

Desa Warudomong, Kelurahan Golo Jrakah Kecamatan Pohpelem Kabupaten Wonogiri – Warga Diminta Lebih Hati-Hati, Banyak Ular Berkeliaran di Dekat Permukiman RT 01 RW 02

Nasional

KABUPATEN WONOGIRI, JAWA TENGAH – Warga di wilayah RT 01 RW 02 Desa Warudomong, Kelurahan Golo Jrakah, Kecamatan Pohpelem, Kabupaten Wonogiri diminta untuk meningkatkan kewaspadaan setelah terjadi banyak laporan tentang munculnya ular berkeliaran di sekitar rumah warga dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membuat sebagian warga merasa khawatir, terutama terkait keselamatan anak-anak dan hewan peliharaan mereka.

Menurut Ketua RW 02 Desa Warudomong, Slamet Sutrisno, pertama kali ada laporan tentang keberadaan ular di sekitar permukiman pada awal Desember 2025 lalu. Sejak saat itu, sudah ada lebih dari 15 kejadian dimana warga menemukan ular dengan berbagai ukuran dan jenis di halaman rumah, belakang pekarangan, jalan kecil antar rumah, serta di sekitar area persawahan yang berdekatan dengan pemukiman.

“Kita mulai menerima laporan dari warga sekitar minggu kedua Desember kemarin. Awalnya hanya satu atau dua kejadian, tapi belakangan ini semakin sering ditemukan. Beberapa jenis ular yang sudah teridentifikasi antara lain ular sawah, ular cobra kecil, dan juga ular belang yang biasanya hidup di sekitar vegetasi lebat,” jelas Slamet saat diwawancarai pada hari Kamis (8/1/2026).

Salah satu warga RT 01, Sri Wahyuni (38), mengaku pernah menemukan ular sepanjang sekitar 1 meter berwarna coklat tua di dekat gudang kayu yang terletak di belakang rumahnya. “Saya sedang membersihkan pekarangan sekitar pukul 07.00 pagi ketika melihatnya sedang merayap menuju arah rumah. Alhamdulillah saya bisa segera memanggil tetangga yang berpengalaman menangani ular untuk membawanya keluar dari area pemukiman,” ucapnya dengan nada khawatir.

Kepala Desa Warudomong, Supriyono, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa langkah antisipasi untuk mengatasi masalah ini. Salah satunya adalah mengundang petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Wonogiri serta beberapa ahli dari komunitas penangkap ular lokal untuk melakukan pemantauan dan penanganan.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Selama tiga hari terakhir, tim penangkap ular telah berhasil menangkap sebanyak 7 ekor ular yang berada di area pemukiman dan membawanya ke habitat alami yang lebih jauh dari rumah warga. Selain itu, kami juga telah menyebarkan pamflet informasi tentang jenis-jenis ular yang sering muncul dan cara menghadapinya dengan benar,” ungkap Supriyono.

Menurut drh. Indra Prasetyo dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Wonogiri, munculnya banyak ular di sekitar pemukiman disebabkan oleh beberapa faktor. “Pertama, musim penghujan yang sedang berlangsung membuat habitat alami ular seperti hutan sekunder dan semak-semak menjadi basah dan genangan air, sehingga mereka mencari tempat yang lebih kering seperti area pemukiman. Kedua, adanya banyak sumber makanan seperti tikus dan serangga di sekitar rumah warga yang menarik datangnya ular. Ketiga, pembukaan lahan untuk pertanian dan pemukiman yang semakin luas membuat wilayah habitat alami ular menyempit,” jelasnya.

Untuk mengurangi risiko munculnya ular di sekitar rumah, drh. Indra memberikan beberapa saran penting kepada warga, antara lain:

  • Menjaga kebersihan pekarangan rumah dengan memotong rumput dan semak-semak yang tumbuh liar secara rutin
  • Menutup rapat tempat penyimpanan makanan agar tidak menarik tikus dan serangga
  • Menyimpan barang-barang bekas seperti kaleng plastik, ember, atau kayu secara teratur dan tidak menyebarkan di pekarangan
  • Memasang pagar atau penghalang yang cukup tinggi di sekitar area tempat anak-anak bermain
  • Tidak menyimpan air bekas dalam waktu lama karena dapat menjadi sarang nyamuk dan menarik hewan pengerat
  • Jika menemukan ular, jangan mencoba menangkapnya sendiri tetapi segera hubungi petugas atau ahli penangkap ular yang berpengalaman

Pihak kelurahan juga telah membentuk tim sukarelawan dari warga muda untuk membantu mengawasi dan memberikan informasi cepat jika ada laporan tentang keberadaan ular. Setiap rumah di RT 01 RW 02 juga telah diberikan nomor kontak darurat yang dapat dihubungi kapan saja jika terjadi kejadian terkait ular.

“Kita juga telah mengadakan pertemuan bersama seluruh warga RT 01 RW 02 untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan cara menghadapi ular dengan benar. Kami mengimbau warga agar tidak panik jika menemukan ular, karena sebagian besar ular hanya akan menyerang jika merasa terancam,” ujar Ketua RT 01, Joko Susilo.

Selain itu, pihak kecamatan Pohpelem juga telah memberikan dukungan dalam bentuk bantuan alat kebersihan dan bahan bakar untuk membantu warga membersihkan lingkungan sekitar rumah. Rencana ke depannya, akan dilakukan pembuatan saluran drainase yang lebih baik di area tersebut untuk mengatasi masalah genangan air yang menjadi salah satu faktor penyebab munculnya ular.

“Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini. Jika diperlukan, kami akan melakukan langkah-langkah lebih lanjut seperti penyemprotan bahan khusus yang aman untuk mengusir ular tanpa membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan,” tambah Kepala Kecamatan Pohpelem, Bambang Wijaya.

Untuk sementara waktu, warga di RT 01 RW 02 Desa Warudomong diminta untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari atau pagi hari sebelum matahari terbit tanpa alas kaki yang cukup kuat. Bagi warga yang memiliki hewan peliharaan seperti ayam atau kambing juga diminta untuk menjaga kandangnya agar tetap rapi dan tidak menjadi tempat persembunyian ular.

“Saya berharap dengan berbagai langkah antisipasi yang telah dilakukan, masalah munculnya ular di sekitar pemukiman dapat segera teratasi. Kita semua perlu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga,” pungkas Kepala Desa Warudomong, Supriyono.

Warga yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan keberadaan ular dapat menghubungi nomor kontak darurat yang telah disebarkan atau langsung menghubungi kantor kelurahan Golo Jrakah selama jam kerja.

(Gareng)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *