Nasional

ENAM ORANG TERJEPIT TERALIS BESI DI LANTAI TIGA BANGUNAN SURABAYA, TIM RESCUE 112 BERGERAK CEPAT EVAKUASI TANPA KORBAN JIWA

Nasional

Surabaya, 11 Februari 2026 — Momen menegangkan melanda kawasan Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, pada hari Rabu (11/2/2026) pagi. Enam orang dilaporkan terjepit oleh teralis besi di lantai tiga sebuah bangunan berlokasi di Jalan Semarang Nomor 142 dan berada dalam kondisi nyaris terjatuh sebelum tim rescue dari Command Center 112 Surabaya berhasil melakukan evakuasi dengan cepat.

Kronologi kejadian dimulai ketika para korban sedang melakukan aktivitas memindahkan teralis besi dari lantai atas bangunan. Namun, karena beban teralis yang terlalu berat dan kurangnya perhitungan dalam proses pemindahan, teralis tersebut tiba-tiba oleng dan menyebabkan keenam orang tersebut terjepit di bagian tepi lantai yang tidak memiliki pembatas keamanan. Posisi mereka berada tepat di samping tangga, dengan tubuh sebagian menggantung ke luar sehingga berisiko tinggi jatuh dari ketinggian lantai tiga.

Informasi tentang insiden ini segera dilaporkan ke Command Center 112 Surabaya, dan tim rescue langsung diberangkatkan ke lokasi. Petugas tiba di tempat kejadian tepat pukul 09.52 WIB dan tanpa menunda waktu, segera melakukan langkah-langkah pengamanan untuk mencegah hal terburuk terjadi.

“Kondisi korban saat kami tiba sangat memprihatinkan. Mereka terjepit erat oleh teralis besi dan tubuh mereka hampir seluruhnya menggantung ke luar lantai. Jika tidak segera ditangani, risiko jatuh sangat besar,” ujar salah satu petugas rescue yang tidak ingin disebutkan namanya.

Untuk memastikan keselamatan para korban selama proses evakuasi, tim rescue pertama kali mengikat tubuh masing-masing korban menggunakan tali pengaman yang kuat dan terpasang dengan aman pada struktur bangunan yang kokoh. Setelah semua korban terikat dengan benar, petugas mulai melakukan proses pelepasan secara hati-hati dengan menggunakan alat bantu khusus untuk mengangkat teralis besi yang menjepit mereka.

Proses evakuasi yang penuh tantangan ini berlangsung lebih dari satu jam dan baru selesai sekitar pukul 10.57 WIB. Berkat kerja sama yang baik antar petugas dan kecepatan dalam mengambil tindakan, seluruh enam korban berhasil diselamatkan dengan kondisi baik dan tanpa korban jiwa.

Keenam korban yang berhasil diselamatkan diidentifikasi sebagai MS (30) asal Bangkalan, DSH (33), MA (23), MF (23), H (28), dan AN (30). Setelah selesai dievakuasi, mereka langsung dibawa untuk mendapatkan penanganan medis awal dari Tim Gerak Cepat yang telah siap di lokasi. Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa sebagian korban mengalami lecet dan keseleo akibat kejadian, namun tidak ada cedera berat yang ditemukan.

Kepala Seksi Operasi Command Center 112 Surabaya, yang mengkonfirmasi kejadian ini, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kesiapan tim rescue untuk menangani berbagai jenis insiden darurat. “Kami mengucapkan syukur bahwa evakuasi berjalan dengan sukses dan tidak ada korban jiwa. Insiden ini juga menjadi pelajaran bagi kita untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan keamanan dalam setiap aktivitas kerja, terutama yang dilakukan di ketinggian,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan awal terhadap lokasi kejadian untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden tersebut dan memastikan bahwa tidak ada bahaya tambahan yang mengancam keselamatan orang lain di sekitar bangunan. Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi nomor darurat 112 jika menemukan atau mengalami situasi darurat agar dapat mendapatkan bantuan dengan cepat.

(red)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *