
Magelang – Suasana khidmat mewarnai Lapangan Apel Resimen Taruna Akademi Militer (Akmil) pada 20 Desember 2025. Gubernur Akmil memimpin langsung upacara laporan pemberangkatan cuti Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bagi seluruh Taruna Tingkat I, II, dan III. Lebih dari sekadar seremonial, momen ini menjadi ajang penting bagi Gubernur untuk membekali para calon pemimpin TNI dengan “Lima Pesan Emas” yang diharapkan menjadi pedoman selama masa cuti.
Dalam amanatnya, Gubernur tidak hanya menekankan tentang pentingnya menjaga nama baik Akmil dan mematuhi aturan cuti, tetapi juga memberikan penekanan pada lima aspek utama yang diharapkan dapat diinternalisasi oleh setiap Taruna: Jaga Kepercayaan, Junjung Tinggi Integritas: Gubernur mengingatkan bahwa cuti adalah bentuk kepercayaan institusi kepada Taruna. Kepercayaan ini harus dijaga dengan menunjukkan sikap dan perilaku terpuji di lingkungan keluarga dan masyarakat. “Integritas adalah fondasi utama seorang pemimpin. Tunjukkan bahwa kalian layak dipercaya,” tegasnya.
Cuti Produktif, Keluarga Harmonis: Gubernur menekankan agar waktu cuti dimanfaatkan untuk mempererat hubungan dengan keluarga. “Keluarga adalah sumber kekuatan dan dukungan. Ciptakan momen kebersamaan yang berkualitas dan hindari segala bentuk konflik,” pesannya.
Refleksi Diri, Tingkatkan Spiritualitas: Gubernur mengajak para Taruna untuk merenungkan perjalanan pendidikan mereka selama ini dan meningkatkan keimanan. “Manfaatkan waktu cuti untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan merenungkan makna hidup. Ini akan memberikan kekuatan batin dalam menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.
Jaga Kesehatan, Hindari Pelanggaran: Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental selama cuti. “Hindari kegiatan yang berisiko dan dapat merugikan diri sendiri. Jauhi narkoba, miras, dan pergaulan bebas. Ingat, kalian adalah calon pemimpin yang harus menjadi teladan,” tegasnya.
Teladani Palagan Ambarawa, Kobarkan Semangat Juang: Gubernur menekankan agar para Taruna mempelajari sejarah perjuangan TNI, khususnya peristiwa Palagan Ambarawa. “Palagan Ambarawa adalah simbol kepemimpinan, persatuan, dan semangat juang yang tinggi. Jadikan semangat ini sebagai inspirasi dalam setiap langkah kalian,” pesannya.
Selain pesan-pesan tersebut, Gubernur juga memberikan arahan khusus kepada masing-masing tingkat Taruna. Kepada Pratar, beliau berpesan agar mereka menjaga sikap dan perilaku sebagai representasi TNI AD. Kepada Taruna senior, beliau mengingatkan agar mereka menjadi contoh yang baik bagi adik-adiknya dan mempersiapkan diri untuk menjadi perwira yang bertanggung jawab.
Upacara diakhiri dengan penegasan bahwa cuti bukan hanya sekadar liburan, tetapi juga kesempatan untuk mengaplikasikan nilai-nilai yang telah dipelajari di Akmil dalam kehidupan sehari-hari. Dengan berbekal “Lima Pesan Emas” dari Gubernur, diharapkan para Taruna dapat kembali ke kampus dengan semangat baru dan siap menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
(red)
