
Surabaya, 5 Desember 2025 – Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern dan gempuran teknologi, Hari Kakak Adik Sedunia hadir sebagai oase yang menyegarkan. Perayaan tahunan ini menjadi pengingat akan pentingnya ikatan persaudaraan yang seringkali terlupakan dalam kesibukan sehari-hari.
Di Surabaya, Hari Kakak Adik Sedunia dirayakan dengan cara yang unik dan relevan dengan perkembangan zaman. Alih-alih hanya mengadakan acara seremonial, banyak keluarga yang memilih untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama dengan cara yang lebih personal dan bermakna.
Salah satu tren yang berkembang adalah “detoks digital keluarga”. Keluarga-keluarga di Surabaya sepakat untuk mematikan semua perangkat elektronik selama beberapa jam dan fokus untuk berinteraksi secara langsung. Mereka bermain permainan tradisional, memasak bersama, atau sekadar bercerita tentang pengalaman masing-masing.
“Di era digital ini, kita seringkali lebih dekat dengan gawai daripada dengan keluarga sendiri,” ujar Bapak Budi, seorang ayah dari tiga anak di Surabaya. “Hari Kakak Adik Sedunia ini menjadi momentum bagi kami untuk merajut kembali kehangatan keluarga dan mempererat ikatan persaudaraan.”
Selain itu, banyak juga keluarga yang memanfaatkan media sosial untuk merayakan Hari Kakak Adik Sedunia. Mereka mengunggah foto-foto kenangan bersama saudara kandung, berbagi cerita inspiratif tentang hubungan mereka, atau bahkan membuat video ucapan selamat yang kreatif.
Namun, perayaan Hari Kakak Adik Sedunia tidak hanya terbatas pada kegiatan internal keluarga. Beberapa komunitas di Surabaya juga mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan anak-anak dari berbagai latar belakang. Mereka mengadakan acara bermain bersama, berbagi makanan, atau bahkan memberikan bantuan kepada anak-anak yang kurang beruntung.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai persaudaraan dan solidaritas kepada anak-anak sejak dini,” kata Ibu Rina, seorang aktivis sosial di Surabaya. “Dengan merayakan Hari Kakak Adik Sedunia bersama-sama, kami berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.”
Hari Kakak Adik Sedunia bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai keluarga dan persaudaraan. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, ikatan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting bagi setiap individu untuk tumbuh dan berkembang. Mari kita jadikan setiap hari sebagai hari untuk merayakan persaudaraan dan kasih sayang dalam keluarga.
(Gareng)
