Nasional TNI POLRI

Kapolda Jateng Bersama Forkopimda Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru di Stasiun Tawang

TNI-POLRI Nasional

Polda Jateng, Kota Semarang – Guna memastikan kelancaran dan keamanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat jelang momen Nataru. Kegiatan tinjauan ini dilakukan saat mendampingi Kapolri dalam pengecekan awal penanganan arus mudik, yang berlangsung di Stasiun Tawang, Kota Semarang, pada Minggu (21/12/2025) siang.

Kegiatan dimulai dengan kunjungan ke Pos Pelayanan Kepolisian yang telah dibangun di area strategis Stasiun Tawang. Bersama Kapolri dan para anggota Forkopimda, Kapolda Jateng melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel yang akan bertugas selama periode Nataru, mulai dari kesiapan teknis hingga kesiapan mental dalam menghadapi berbagai kondisi yang mungkin terjadi. Selain itu, pemeriksaan juga difokuskan pada kelengkapan sarana dan prasarana pendukung, seperti alat komunikasi, kendaraan patroli, perlengkapan keamanan, serta fasilitas pendukung pelayanan masyarakat. Tim juga mengevaluasi mekanisme pelayanan yang telah disusun, termasuk tata cara penanganan keluhan masyarakat, antisipasi keramaian, dan penanganan kasus kejahatan yang cenderung meningkat pada musim mudik.

Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, Kapolda Jateng juga secara langsung memeriksa layanan kesehatan gratis yang disediakan sebagai bagian dari program pelayanan masyarakat Polri bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Semarang. Irjen Pol Ribut Hari Wibowo terlihat aktif berinteraksi dengan sejumlah penumpang yang memanfaatkan layanan tersebut, antara lain untuk pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan konsultasi kesehatan dasar. Selama percakapan, Kapolda memastikan bahwa petugas kesehatan yang bertugas telah memiliki pelatihan yang memadai dan perlengkapan yang cukup untuk menangani kondisi darurat. Di sela-sela kegiatan, Kapolda juga menyapa anak-anak yang bermain di fasilitas taman bermain yang disediakan di halaman Stasiun Tawang, memberikan semangkuk makanan dan memberikan pesan agar selalu menjaga keamanan bersama orang tua selama perjalanan.

Setelah meninjau pos pelayanan dan fasilitas umum, Kapolda Jateng bersama Kapolrestabes Semarang serta pejabat dari instansi terkait seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi V Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, dan Dishub Kota Semarang, melakukan paparan komprehensif mengenai kesiapan pengamanan Nataru kepada Kapolri dan Forkopimda. Paparan tersebut mencakup beberapa poin krusial, antara lain sinergi kerja yang telah terjalin antara Polri dengan berbagai stakeholder, perkiraan volume arus mudik dan balik yang diperkirakan mencapai lebih dari 3,5 juta orang melalui berbagai moda transportasi di Jawa Tengah, serta langkah-langkah mitigasi yang telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi bencana alam seperti banjir atau longsor yang sering terjadi pada musim penghujan. Selain itu, juga dijelaskan mengenai langkah-langkah antisipasi penyebaran penyakit menular dan penanganan kebutuhan khusus bagi penumpang lansia dan penyandang disabilitas.

Usai sesi paparan, Kapolda Jateng, Kapolri, dan Forkopimda melanjutkan kegiatan dengan meninjau area apron Stasiun Tawang, di mana rangkaian kereta api mudik telah mulai dipersiapkan. Tim juga menyusuri jalur pergerakan penumpang dari pintu masuk hingga ke peron untuk mengevaluasi kelancaran aliran orang dan antisipasi kemacetan. Selanjutnya, mereka menyapa langsung para penumpang yang telah berada di dalam gerbong kereta yang siap berangkat menuju berbagai tujuan di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Kehadiran para pemimpin ini disambut dengan antusias oleh masyarakat, yang banyak mengungkapkan rasa syukur dan keamanan karena melihat perhatian langsung dari pihak berwenang.

Sebagai bentuk dukungan kepada para petugas yang akan berjaga selama periode Nataru, Kapolda Jateng menyerahkan bantuan logistik berupa paket makanan siap saji, minuman, selimut, dan perlengkapan operasional kepada para personel yang bertugas di Pos Pelayanan Stasiun Tawang. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras petugas dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa dalam Operasi Lilin Candi 2025 yang akan berjalan mulai tanggal 23 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, Polda Jateng telah mengerahkan sebanyak 22.517 personel gabungan dari berbagai satuan kepolisian, termasuk Polisi Pamong Praja, Polisi Lalu Lintas, Satuan Khusus (Satgas), dan Polisi Air. Personel tersebut akan ditempatkan di 259 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah, meliputi 35 stasiun kereta api, 42 terminal bus besar, 7 pelabuhan, serta lebih dari 150 titik keramaian seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan objek wisata. “Seluruh personel telah melalui pembekalan intensif mengenai protokol keamanan, pelayanan masyarakat, dan penanganan situasi darurat. Kami juga telah menyediakan sistem komunikasi terpadu untuk memastikan koordinasi yang efektif antar pos dan antar instansi,” ujar Kabid Humas.

Pada kesempatan tersebut, Polda Jateng juga mengeluarkan imbauan khusus kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama Nataru. Beberapa hal yang disarankan adalah memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat, mengikuti aturan lalu lintas dengan disiplin, menghindari mengemudi dalam kondisi lelah atau mengkonsumsi minuman berkafein berlebih, serta memanfaatkan pos pelayanan dan rest area yang telah disediakan di sepanjang rute perjalanan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membawa barang berbahaya atau terlarang, serta segera menghubungi Call Center Polri 110 atau menghubungi petugas di pos terdekat jika mengalami kesulitan atau melihat aktivitas yang mencurigakan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan menjamin keamanan seluruh masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Dengan sinergi yang erat antara Polri, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan, kami yakin bahwa momen Nataru tahun ini akan berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh kedamaian bagi seluruh warga masyarakat di Provinsi Jawa Tengah,” tandas Kabid Humas dalam keterangan resmi yang disampaikan setelah kegiatan tinjauan selesai.

(red)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *