
Jember, 28 November 2025 – Operasi Zebra Semeru 2025 di Jember memasuki babak baru. Tak hanya menindak pelanggar, Polres Jember kini hadir dengan wajah yang lebih bersahabat, mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
AKP Bernardus Bagas Simarmata, S.Tr.K., S.I.K., M.S.S.S., Kasat Lantas Polres Jember, memimpin langsung kegiatan ini. Bersama tim gabungan dari UPT Samsat Barat, Bapenda Kabupaten Jember, Bapenda Provinsi Jatim, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, mereka turun ke jalan, bukan hanya untuk menilang, tetapi juga untuk memberikan pemahaman.
“Kami ingin mengubah paradigma masyarakat tentang operasi lalu lintas. Bukan sekadar menakut-nakuti dengan tilang, tapi bagaimana menumbuhkan kesadaran dari dalam diri setiap pengguna jalan,” ujar AKP Bagas.
Dalam operasi kali ini, petugas tidak hanya fokus pada penindakan pelanggaran kasat mata seperti tidak memakai helm, melawan arus, knalpot brong, dan surat-surat kendaraan. Mereka juga aktif berdialog dengan para pelanggar, memberikan penjelasan tentang bahaya dari setiap pelanggaran, serta memberikan solusi agar mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama.
“Kami memberikan teguran simpatik, memberikan contoh-contoh nyata dampak buruk dari pelanggaran lalu lintas, dan memberikan motivasi agar mereka menjadi pelopor keselamatan di jalan raya,” lanjut AKP Bagas.
Meski mengedepankan pendekatan humanis, Polres Jember tetap tegas dalam menindak pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Tercatat, 90 pelanggar diberikan tindakan berupa tilang, 87 pelanggar diberikan teguran, dan 3 pelanggar ditindak tegas karena penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat.
“Penindakan tetap kami lakukan, namun dengan cara yang lebih bijaksana dan proporsional. Kami ingin memberikan efek jera, namun tetap menjaga hubungan baik dengan masyarakat,” tegas AKP Bagas.
Operasi Zebra Semeru 2025 di Jember kali ini bukan hanya sekadar operasi lalu lintas biasa. Ini adalah upaya nyata Polres Jember untuk membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan, dengan sentuhan hati dan pendekatan yang lebih manusiawi.
[Tambahkan testimoni dari masyarakat yang merasakan dampak positif dari pendekatan humanis Operasi Zebra Semeru 2025]
(red)
