
Semarang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., secara langsung menerima audiensi siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Malang yang berlangsung di Ruang Kerja Panglima Markas Besar Kodam IV/Diponegoro, Semarang. Kegiatan yang diadakan pada Senin (29/12/2025) ini menjadi momen silaturahmi sekaligus sarana komunikasi yang berharga antara TNI dengan para pelajar muda dalam suasana yang hangat, terbuka, dan penuh keakraban.
Sebanyak 45 siswa beserta 3 guru pembimbing dari SMA Taruna Nusantara Kampus Malang yang mengikuti audiensi ini tiba di Markas Besar Kodam IV/Diponegoro pada pukul 09.00 WIB. Sebelum memasuki Ruang Kerja Panglima, para siswa diberikan kesempatan untuk melihat sekilas fasilitas dan lingkungan Markas Besar Kodam, yang memberikan gambaran tentang kehidupan dan kerja aparat keamanan negara.
Selama audiensi yang berlangsung selama kurang lebih satu jam setengah, para siswa berkesempatan untuk berdialog secara langsung dengan Pangdam IV/Diponegoro dan berbagi pemikiran, serta mendapatkan wawasan berharga mengenai nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan pentingnya membangun karakter sejak usia dini. Mayjen TNI Achiruddin dengan ramah menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh siswa, mulai dari tentang peran TNI dalam membela negara, hingga tips untuk membangun karakter yang kuat sebagai generasi penerus bangsa.
“Generasi muda adalah harapan bangsa. Oleh karena itu, penting bagi kalian untuk membangun karakter yang baik, penuh kedisiplinan, dan memiliki rasa cinta terhadap tanah air sejak dini,” ungkap Pangdam IV/Diponegoro dalam sambutannya. Dia menambahkan bahwa SMA Taruna Nusantara sebagai lembaga pendidikan yang mempersiapkan generasi muda dengan nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan memiliki peran penting dalam membentuk calon pemimpin bangsa yang berkualitas.
Dalam dialog yang intens, beberapa siswa mengajukan pertanyaan tentang bagaimana cara mempertahankan nilai-nilai kebangsaan di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, serta bagaimana TNI berperan dalam melindungi masyarakat dari ancaman berbagai sisi. Mayjen TNI Achiruddin menjelaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan seperti Bhinneka Tunggal Ika, gotong royong, dan rasa hormat sesama adalah pondasi yang harus kita jaga, dan TNI selalu siap melindungi negara dan masyarakat dari setiap ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.
Selain itu, Pangdam IV/Diponegoro juga berbagi pengalaman pribadinya dalam membangun karir di TNI dan bagaimana kedisiplinan yang diajarkan sejak muda telah membantunya mencapai kesuksesan. Dia memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus belajar dengan giat, berprestasi di bidang studi masing-masing, dan siap berperan positif sebagai generasi penerus bangsa yang mampu membawa Indonesia maju ke level yang lebih tinggi.
Guru pembimbing yang turut hadir, Siti Nurhaliza, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih kepada Pangdam IV/Diponegoro yang telah memberikan waktu dan kesempatan untuk audiensi ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat berharga bagi siswa karena mereka dapat berinteraksi langsung dengan tokoh penting di bidang keamanan negara dan mendapatkan pengetahuan serta wawasan yang tidak dapat didapatkan dari buku teks semata.
“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kesempatan ini. Audiensi ini memberikan dampak positif bagi siswa, terutama dalam membangun rasa cinta tanah air dan kedisiplinan. Mereka juga mendapatkan motivasi untuk terus berjuang dan berprestasi,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang kepada para siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, sehingga mereka semakin termotivasi untuk membangun diri dan berperan aktif dalam pembangunan negara. Selain itu, acara audiensi ini juga memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat, terutama kalangan muda, sehingga tercipta pemahaman yang lebih baik tentang peran dan fungsi TNI dalam kehidupan bernegara.
Sebelum mengakhiri acara, Pangdam IV/Diponegoro memberikan souvenir kepada para siswa dan guru pembimbing sebagai tanda kenangan. Para siswa juga menyampaikan terima kasih dan janji untuk menerapkan nilai-nilai yang telah diajarkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi generasi muda yang berbakti kepada negara.
“Kita harapkan kedepannya, ada lebih banyak kegiatan semacam ini yang dapat menghubungkan TNI dengan kalangan muda. Dengan begitu, kita dapat membangun generasi penerus bangsa yang kuat, cerdas, dan penuh rasa cinta tanah air,” tutup Mayjen TNI Achiruddin saat mengakhiri audiensi.
Setelah acara selesai, para siswa dan guru pembimbing kembali ke Malang dengan hati yang penuh semangat dan pengetahuan baru yang berharga.
(red)
