
Bengkulu – Polda Bengkulu tidak hanya melihat hasil audit keuangan dan kinerja sebagai laporan formalitas, melainkan sebagai cetak biru untuk melakukan transformasi nyata dalam pelayanan publik. Partisipasi Wakapolda Bengkulu, Brigjen Pol Dicky Sondani, S.IK., MH, dan jajaran PJU dalam Exit Meeting Pemeriksaan Kinerja dan PDTT Semester II T.A 2025 via Zoom Meeting, menjadi titik awal dari serangkaian inovasi yang bertujuan untuk “menyentuh” langsung kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang lebih efisien, akuntabel, dan responsif.
Polda Bengkulu memahami bahwa kepercayaan masyarakat dibangun dari transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Oleh karena itu, hasil audit tidak hanya menjadi bahan evaluasi internal, tetapi juga menjadi dasar untuk merancang program-program pelayanan yang lebih tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
Salah satu inovasi yang akan diluncurkan adalah aplikasi “Sentuh Masyarakat”, sebuah platform digital yang memungkinkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan kepolisian secara online, mulai dari pembuatan laporan kehilangan, perpanjangan SIM, hingga pengajuan perizinan keramaian. Aplikasi ini dirancang untuk memangkas birokrasi, mengurangi potensi pungutan liar, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berinteraksi dengan kepolisian.
“Kami ingin mendekatkan diri dengan masyarakat dan memberikan pelayanan yang lebih mudah diakses. Aplikasi ‘Sentuh Masyarakat’ adalah wujud komitmen kami untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima,” ujar Brigjen Pol Dicky Sondani.
Selain itu, Polda Bengkulu juga akan mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk meningkatkan patroli di daerah-daerah rawan kriminalitas, melengkapi sarana dan prasarana penunjang tugas kepolisian, serta meningkatkan kesejahteraan personel. Polda Bengkulu juga akan menggandeng partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui program “Kemitraan Polisi dan Masyarakat” (Polmas).
“Kami percaya bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga lingkungan masing-masing,” kata Brigjen Pol Dicky Sondani.
Polda Bengkulu juga berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dalam proses penegakan hukum. Setiap kasus yang ditangani oleh Polda Bengkulu akan diinformasikan secara terbuka kepada masyarakat melalui website resmi dan media sosial. Masyarakat juga dapat memberikan masukan dan kritik terhadap kinerja kepolisian melalui kanal-kanal komunikasi yang tersedia.
“Kami ingin masyarakat tahu apa yang kami lakukan dan bagaimana kami melakukannya. Kami terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun,” tegas Brigjen Pol Dicky Sondani.
Dengan transformasi hasil audit menjadi inovasi pelayanan publik, Polda Bengkulu berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, mewujudkan keamanan dan ketertiban yang kondusif, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Polda Bengkulu: Dari Audit ke Aksi, Melayani dengan Hati, Membangun Negeri.
(red)
