
Jakarta, 10 Desember 2025 – Polri berkolaborasi dengan diaspora Indonesia di seluruh dunia untuk meluncurkan “Dompet Bencana Blockchain”, sebuah platform penggalangan dana dan penyaluran bantuan yang transparan dan akuntabel berbasis teknologi blockchain. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta memberikan dukungan psikologis bagi mereka yang mengalami trauma.
Karo Faskon Slog Polri, Brigjen Pol. Moch Sagi Dharma Adhyakta, S.H., menjelaskan bahwa “Dompet Bencana Blockchain” adalah solusi inovatif untuk mengatasi masalah transparansi dan akuntabilitas yang seringkali menghantui proses penggalangan dana dan penyaluran bantuan bencana. “Dengan teknologi blockchain, setiap transaksi akan tercatat secara permanen dan tidak dapat diubah. Publik dapat melihat secara real-time berapa dana yang terkumpul, bagaimana dana tersebut digunakan, dan siapa saja yang menerima bantuan,” ujarnya.
Platform “Dompet Bencana Blockchain” memiliki fitur-fitur unggulan, antara lain:
Verifikasi Identitas: Menggunakan teknologi biometrik untuk memverifikasi identitas donatur dan penerima bantuan, sehingga mencegah penipuan dan penyalahgunaan dana.
Smart Contract: Mengotomatiskan proses penyaluran bantuan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, seperti tingkat kerusakan rumah, jumlah anggota keluarga, dan kondisi kesehatan.
Pelacakan Dana: Memungkinkan donatur untuk melacak dana yang mereka sumbangkan, mulai dari pengiriman hingga penerimaan oleh korban bencana.
Laporan Keuangan Otomatis: Menghasilkan laporan keuangan secara otomatis yang dapat diakses oleh publik, sehingga meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan. Selain penggalangan dana
(red)
