Nasional TNI POLRI

“Sahabat Bahari”: POM Kodaeral III Gandeng Komunitas Maritim, Bangun Kesadaran Hukum dan Budaya Tertib di Laut, Pendekatan Humanis, Edukasi, dan Partisipasi Aktif Masyarakat Jadi Kunci Utama

TNI-Polri

Jakarta, 13 Desember 2025 – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III memimpin upacara peresmian POM, Satrol, Denintel, dan Denma Kodaeral III yang dilaksanakan di Selasar Mako Kodaeral III pada Kamis, 11 Desember 2025. Peresmian ini dirangkaikan dengan liquidasi POM, Satrol, Tim Intel, dan Denma Lantamal III Jakarta sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi. Pada kesempatan tersebut, POM Kodaeral III di bawah kepemimpinan Kolonel Laut (PM) Wakid Komarudin meluncurkan program “Sahabat Bahari” yang bertujuan untuk membangun kesadaran hukum dan budaya tertib di laut melalui sinergi dengan komunitas maritim lokal. Jumat (12/12/2025)

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri para pejabat utama Kodaeral III dan seluruh personel terkait, sebagai langkah strategis dalam memperkuat efektivitas komando dan kesiapan operasional satuan-satuan baru tersebut.

Dalam kegiatan ini, Kolonel Laut (PM) Wakid Komarudin tampil sebagai Komandan POM Kodaeral III yang secara resmi memimpin satuan yang diresmikan, sekaligus unsur yang sebelumnya turut masuk dalam proses liquidasi dari struktur Lantamal III Jakarta. Kolonel Laut (PM) Wakid Komarudin menjelaskan bahwa program “Sahabat Bahari” akan:

TNI-Polri

Mengadakan Sosialisasi Hukum Laut: Mengadakan sosialisasi hukum laut kepada nelayan, pemilik kapal, operator wisata bahari, dan masyarakat pesisir lainnya, untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang peraturan perundang-undangan yang berlaku di laut.
Membentuk Forum Komunikasi: Membentuk forum komunikasi antara POM Kodaeral III dan komunitas maritim lokal, sebagai wadah untuk berdiskusi, bertukar informasi, dan mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi di laut.
Mengadakan Pelatihan Keselamatan Maritim: Mengadakan pelatihan keselamatan maritim kepada nelayan dan operator wisata bahari, untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi situasi darurat di laut, seperti kecelakaan kapal, cuaca buruk, dan kebakaran.
Mengadakan Kegiatan Bersih Pantai dan Laut: Mengadakan kegiatan bersih pantai dan laut secara rutin, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan laut.
Memberikan Penghargaan kepada “Sahabat Bahari”: Memberikan penghargaan kepada individu atau kelompok yang telah berkontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan laut.
Menerapkan Pendekatan Humanis: Menerapkan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan penegakan hukum di laut, dengan mengutamakan dialog, mediasi, dan pembinaan, serta menghindari penggunaan kekerasan.

“Kami ingin membangun hubungan yang harmonis antara POM Kodaeral III dan komunitas maritim lokal. Kami ingin masyarakat merasa bahwa POM adalah sahabat mereka, bukan musuh mereka. Kami ingin masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan laut,” ujar Kolonel Laut (PM) Wakid Komarudin.

Kodaeral III berkomitmen untuk terus mendukung program “Sahabat Bahari” dan menjalin kerjasama yang erat dengan komunitas maritim lokal untuk mewujudkan laut yang aman, tertib, dan lestari.

“Sahabat Bahari”: POM Kodaeral III gandeng komunitas maritim, bangun kesadaran hukum dan budaya tertib di laut, pendekatan humanis, edukasi, dan partisipasi aktif masyarakat jadi kunci utama. Laut Aman, Masyarakat Tertib, Lingkungan Lestari, Indonesia Jaya!

(red)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *