
Selasa, 23 Desember 2025 – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga, Bapak Rully Afandi, S.H., M.H., bersama dengan seluruh Kepala Seksi (Kasi) dan jajaran aparatur Kejari Lingga mengikuti kegiatan penting bertajuk “Monitoring dan Evaluasi Kinerja Akhir Tahun 2025 Pada Satuan Kerja di Wilayah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau”. Kegiatan yang bertujuan mengevaluasi capaian program serta menyusun strategi untuk tahun berikutnya ini diselenggarakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting, dengan sebagian jajaran Kejari Lingga juga mengikuti secara tatap muka di ruang rapat utama Kejari Lingga yang difasilitasi dengan layar pemantauan untuk menyaksikan pemaparan dari pihak Kejati.
Acara yang dihelat pada hari yang sama dengan memperingati semangat nilai-nilai BerAKHLAK (Bersih, Amanah, Kompeten, Harmonis, Adaptif, Kolaboratif) dan gerakan “Bangga Menayani Bangsa” ini menjadi momentum penting bagi Kejari Lingga untuk menyajikan laporan capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga mendapatkan arahan dan evaluasi langsung dari Kepala Kejati Kepulauan Riau beserta tim pengawasnya terkait berbagai aspek kerja, mulai dari penindakan kejahatan kategori berat seperti korupsi, narkoba, dan kejahatan ekonomi, proses penyidikan perkara yang sesuai dengan standar prosedur hukum, hingga kualitas layanan publik yang diberikan kepada masyarakat melalui sistem antrian online dan pelayanan cepat tanggap.
Kepala Kejari Lingga dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme jajaran, sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh anggota. “Kegiatan monitoring dan evaluasi ini sangat penting sebagai bentuk akuntabilitas kami terhadap masyarakat serta dasar perbaikan kerja di tahun mendatang. Semua capaian yang telah dicapai tidak terlepas dari kerja sama yang solid antar bagian dan dedikasi seluruh jajaran Kejari Lingga, yang telah bekerja ekstra keras menghadapi berbagai tantangan geografis dan teknis di wilayah Lingga,” ujar Bapak Rully Afandi, menambahkan bahwa beberapa indikator kinerja seperti tingkat penyelesaian perkara pidana umum telah menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain penyajian laporan kinerja secara terstruktur per bidang, acara juga menghadirkan sesi diskusi interaktif yang membahas tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2025 serta langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan peran Kejaksaan dalam menjaga keadilan dan ketertiban hukum di wilayah Lingga. Para Kasi masing-masing menyampaikan evaluasi mendalam terkait bidang kerja yang dipimpin:
- Bidang Pidana Umum melaporkan peningkatan kasus yang ditangani terkait kejahatan kekerasan dan pencurian, beserta rencana peningkatan kerja sama dengan Kepolisian Resor Lingga untuk percepatan penyidikan.
- Bidang Pidana Khusus fokus pada penanganan kasus korupsi di sektor publik dan kejahatan lingkungan, dengan target peningkatan jumlah tuntutan yang masuk pengadilan pada tahun 2026.
- Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) menyampaikan upaya penyederhanaan proses pengurusan permohonan hukum serta peningkatan akurasi penyusunan putusan pengadilan.
- Bidang Intelijen Kejahatan menguraikan langkah-langkah pemantauan ancaman kejahatan baru yang berkembang, seperti kejahatan siber yang mulai masuk wilayah Lingga.
Dalam arahannya, pihak Kejati Kepulauan Riau menekankan pentingnya sinergi antar lembaga penegak hukum, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan, serta optimalisasi penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi kerja. Beberapa rekomendasi juga diberikan, antara lain penguatan sistem dokumentasi perkara dan peningkatan aksesibilitas layanan hukum bagi masyarakat di daerah terpencil.
Sebagai bagian dari satuan kerja di bawah Kejati Kepulauan Riau, Kejari Lingga berkomitmen untuk mengimplementasikan seluruh arahan dan rekomendasi yang disampaikan dalam kegiatan ini. Tim kerja telah dibentuk untuk menyusun rencana aksi tahun 2026 yang terintegrasi dengan target nasional Kejaksaan Republik Indonesia. Dengan demikian, diharapkan pada tahun 2026, Kejari Lingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mewujudkan sistem peradilan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel, sekaligus memberikan rasa aman serta keadilan yang merata bagi seluruh masyarakat Lingga.
(red)
