Nasional TNI POLRI

Sentuhan Hati di Balik Seragam: Mayjen TNI Mirza Agus Janji Dekatkan Kodam XIII/Merdeka dengan Prajurit dan Masyarakat, Lanjutkan Warisan Kepemimpinan Humanis Mayjen TNI Suhardi

TNI-Polri

MANADO, 14 Desember 2025 – Lebih dari sekadar upacara serah terima jabatan, momen pergantian Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., di Lapangan Makodam XIII/Merdeka, Manado, menjadi simbol kesinambungan nilai-nilai kemanusiaan dalam kepemimpinan TNI. Di balik seragam dan hirarki militer, terukir komitmen untuk mendekatkan diri dengan prajurit dan masyarakat, melanjutkan warisan kepemimpinan humanis yang telah dirintis oleh Mayjen TNI Suhardi.

Mayjen TNI Suhardi, dalam pidato perpisahannya, tak hanya menyampaikan ucapan selamat dan harapan, tetapi juga berbagi kisah-kisah inspiratif tentang bagaimana pendekatan personal dan sentuhan hati mampu mengubah paradigma kepemimpinan di lingkungan militer. Beliau menekankan bahwa seorang pemimpin sejati adalah mereka yang mampu memahami, menghargai, dan melayani anggotanya dengan tulus.

“Saya percaya bahwa kekuatan Kodam XIII/Merdeka bukan hanya terletak pada persenjataan dan strategi militer, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia dan hubungan yang harmonis antara pemimpin dan anggota. Saya berharap, Mayjen TNI Mirza Agus dapat melanjutkan tradisi kepemimpinan humanis ini, sehingga Kodam XIII/Merdeka semakin dicintai oleh prajurit dan masyarakat,” ujar Mayjen TNI Suhardi dengan penuh haru.

Beliau juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh prajurit dan ASN Kodam XIII/Merdeka atas dukungan dan kerjasama yang telah diberikan selama ini. “Saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar Kodam XIII/Merdeka. Kebersamaan dan kekeluargaan yang telah kita bangun bersama akan menjadi kenangan indah yang tak terlupakan,” tambahnya.

TNI-Polri

Sementara itu, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., dalam pidato perdananya sebagai Pangdam XIII/Merdeka, menyampaikan komitmen untuk melanjutkan warisan kepemimpinan humanis yang telah dirintis oleh Mayjen TNI Suhardi. Beliau menekankan bahwa seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan, motivator, dan fasilitator bagi anggotanya.

“Saya ingin menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, di mana setiap prajurit merasa dihargai, didengar, dan didukung untuk mengembangkan potensi diri. Saya juga ingin memperkuat hubungan antara Kodam XIII/Merdeka dengan masyarakat, agar TNI semakin dekat di hati rakyat,” tegas Mayjen TNI Mirza Agus.

Pangdam XIII/Merdeka yang baru ini juga berjanji untuk lebih sering turun ke lapangan, berdialog dengan prajurit dan masyarakat, serta mendengarkan aspirasi mereka. Beliau percaya bahwa dengan memahami permasalahan dan kebutuhan masyarakat, Kodam XIII/Merdeka dapat memberikan kontribusi yang lebih efektif dalam menjaga keamanan dan meningkatkan kesejahteraan.

“Saya ingin menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Saya ingin menjadikan Kodam XIII/Merdeka sebagai mitra yang terpercaya bagi masyarakat dalam membangun daerah yang lebih baik,” janji Mayjen TNI Mirza Agus dengan penuh semangat.

Upacara Sertijab Pangdam XIII/Merdeka ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Kodam XIII/Merdeka untuk merenungkan kembali makna kepemimpinan dan pengabdian. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan Kodam XIII/Merdeka dapat semakin profesional, humanis, dan dicintai oleh rakyat.

Estafet kepemimpinan ini bukan hanya sekadar pergantian pucuk pimpinan, tetapi juga simbol harapan baru bagi terwujudnya TNI yang lebih dekat dengan rakyat, TNI yang melayani dengan hati, dan TNI yang selalu siap menjaga kedaulatan negara dan kesejahteraan masyarakat. Mayjen TNI Mirza Agus siap melanjutkan warisan kepemimpinan humanis Mayjen TNI Suhardi, membawa Kodam XIII/Merdeka menuju era yang lebih gemilang.

(red)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *