
Pelaihari, 9 Desember 2025 – Peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanah Laut (Tala) bertransformasi menjadi momentum monumental, melahirkan gerakan “Sumatera Bangkit” yang menginspirasi. Bukan hanya sekadar penggalangan dana, acara ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat untuk mewujudkan kepedulian yang berkelanjutan terhadap saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana.
Acara yang digelar di Lapangan Pertasi Kencana Pelaihari ini menjadi saksi bisu bagaimana semangat “Bagawi Sabarataan” (Bekerja Bersama) mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu tujuan mulia. Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, dan Wakil Bupati Tanah Laut, H.M. Zazuli, memimpin langsung gerakan ini, memberikan arahan dan dukungan penuh kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan sesaat, tetapi juga pada upaya membangun kembali kehidupan para korban bencana secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam gerakan ‘Sumatera Bangkit’,” ujar H. Rahmat Trianto.
Gerakan “Sumatera Bangkit” tidak hanya fokus pada penggalangan dana, tetapi juga pada penyediaan bantuan logistik, layanan kesehatan, dan program pemulihan ekonomi bagi para korban bencana. Pemerintah daerah Tala menggandeng sejumlah perusahaan swasta untuk memberikan bantuan berupa bibit tanaman, alat pertanian, dan pelatihan keterampilan bagi para petani di Sumatera.
“Kami ingin membantu para petani di Sumatera untuk bangkit kembali setelah kehilangan mata pencaharian akibat bencana. Dengan memberikan bibit tanaman dan pelatihan keterampilan, kami berharap mereka dapat kembali produktif dan mandiri,” jelas H.M. Zazuli.
Selain itu, gerakan “Sumatera Bangkit” juga menggalang partisipasi aktif dari masyarakat Tala melalui program “Adopsi Keluarga”. Melalui program ini, setiap keluarga di Tala dapat mengadopsi satu keluarga di Sumatera yang terdampak bencana, memberikan dukungan морально и материально.
“Kami ingin membangun hubungan yang erat antara masyarakat Tala dan masyarakat Sumatera. Dengan program ‘Adopsi Keluarga’, kami berharap dapat memberikan semangat dan harapan baru bagi para korban bencana,” ujar salah seorang relawan.
Acara penggalangan dana ini dimeriahkan oleh penampilan artis-artis lokal dan nasional, serta lelang barang-barang berharga yang disumbangkan oleh para pengusaha dan tokoh masyarakat Tala. Suasana semakin meriah dengan adanya инновационные стенды yang menampilkan berbagai produk unggulan dari Sumatera, sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan ekonomi daerah tersebut.
“Kami ingin memperkenalkan potensi Sumatera kepada masyarakat Tala. Dengan membeli produk-produk unggulan dari Sumatera, kita turut membantu memulihkan perekonomian daerah tersebut,” ujar salah seorang pengunjung acara.
H. Rahmat Trianto berharap, gerakan “Sumatera Bangkit” dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama.
“Mari kita terus jaga semangat ‘Bagawi Sabarataan’ ini, agar Indonesia semakin kuat dan sejahtera. Bersatu dalam langkah, saling menguatkan dalam harapan. Bagawi Sabarataan, Tanah Laut Simpun Bakamajuan,” pungkas H. Rahmat Trianto.
Dengan gerakan “Sumatera Bangkit”, Tanah Laut telah mengukir tonggak sejarah baru sebagai kabupaten yang inovatif, kolaboratif, dan peduli terhadap sesama. Semangat “Bagawi Sabarataan” akan terus membara, menginspirasi seluruh masyarakat Tala untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.
(red)
