Hukum Kriminal Nasional TNI POLRI

Tragis, Cekcok Soal Pembayaran Jasa BO Berujung Maut di Malang: Pria Tusuk Wanita Enam Kali di Jalan Ikan Gurami – Polisi Amankan Pelaku Kurang dari Satu Jam

TNI-Polri nasional

Malang – Kasus pembunuhan tragis terjadi di Jalan Ikan Gurami, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Sabtu (27/12/2025) malam, yang menyebabkan Siti Muawana (23) meninggal dunia. Korban tewas setelah ditusuk enam kali oleh pelaku bernama Musa Lhrisdianto Intite. Tusukan paling fatal mengenai bagian leher dan bawah leher korban, yang menyebabkan pendarahan hebat.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol M. Soleh menjelaskan bahwa pembunuhan tersebut terjadi secara spontan setelah terjadi cekcok antara pelaku dan korban terkait pembayaran jasa hubungan badan atau open booking online (BO) senilai Rp200 ribu yang sebelumnya disepakati melalui aplikasi daring.

“Awalnya, pelaku dan korban sepakat untuk melakukan hubungan badan dengan tarif Rp200 ribu. Namun, setelah selesai, pelaku ternyata tidak memiliki uang untuk membayar,” ujar Kompol M. Soleh.

Pelaku sempat menawarkan ponsel miliknya sebagai jaminan pembayaran, namun tawaran tersebut ditolak oleh korban. Situasi semakin memanas ketika korban mengancam akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

“Korban mengancam akan melaporkan bahwa pelaku tidak membayar jasa layanan. Karena panik dan emosi, pelaku kemudian mengambil pisau dapur dan langsung menyerang korban,” jelas Kompol M. Soleh.

Polisi memastikan bahwa pelaku dalam kondisi sadar dan tidak dipengaruhi oleh alkohol maupun narkoba saat melakukan aksi kejinya. “Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya dan tidak dalam pengaruh alkohol atau narkoba,” tegas Kasatreskrim.

Aparat kepolisian bertindak cepat setelah menerima laporan kejadian. Kurang dari satu jam setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan di sekitar lokasi kejadian. Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kasus pembunuhan ini menambah daftar panjang kasus kekerasan yang dipicu oleh permasalahan ekonomi dan perilaku yang tidak bertanggung jawab. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menyelesaikan masalah dan menghindari tindakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

(red)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *