Nasional TNI POLRI

Banjir Genangi Desa Tianyar Timur Kecamatan Kubu, Polsek Kubu Polres Karangasem Bantu Evakuasi Warga dan Atur Lalu Lintas

TNI-Polri nasional

KARANGASEM, BALI – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kubu Polres Karangasem, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kubu AKP. Made Suadnyana, S.Sos., segera memberikan pelayanan tanggap darurat kepada masyarakat saat terjadi banjir di wilayah Kali Tukad Dalem Darmawinangun Desa Tianyar Timur, Kecamatan Kubu, pada hari yang lalu. Curah hujan yang cukup tinggi dalam waktu relatif lama menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga serta jalan utama penghubung Amlapura-Singaraja, yang sempat lumpuh total dan menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang.

Kegagalan sistem drainase akibat debit air yang melimpah dan sampah yang menyumbat aliran sungai menjadi faktor utama terjadinya banjir tersebut. Berdasarkan laporan dari petugas yang pertama kali tiba di lokasi, air banjir mencapai tinggi antara 50 hingga 80 sentimeter di beberapa titik permukiman warga dan mencapai sekitar 40 sentimeter di bagian jalan raya Amlapura-Singaraja. Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, sebagian rumah warga mengalami kerusakan dan beberapa barang milik masyarakat terendam air.

Setelah mendapatkan informasi tentang terjadinya banjir sekitar pukul 15.30 WIB, Kapolsek Kubu AKP. Made Suadnyana langsung memerintahkan tim gabungan petugas Polsek Kubu untuk segera menuju lokasi kejadian. Tim yang terdiri dari personel patroli, satuan binmas, dan petugas kesehatan yang dibantu oleh relawan masyarakat langsung melakukan evakuasi terhadap warga yang tinggal di daerah rawan banjir, khususnya keluarga dengan lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.

“Kami langsung bergerak untuk membantu evakuasi warga ke tempat penampungan sementara yang telah disiapkan bersama pemerintah desa dan kecamatan, seperti balai desa dan musholla yang berada di lokasi yang lebih tinggi dan aman dari genangan air. Selain itu, tim kami juga membantu menyelamatkan barang berharga milik warga seperti perlengkapan makan, pakaian, dan dokumen penting,” ujar AKP. Made Suadnyana.

Selain evakuasi warga, petugas Polsek Kubu juga fokus pada pengaturan lalu lintas di jalan raya Amlapura-Singaraja yang sempat lumpuh total akibat banjir. Antrean kendaraan yang terbentuk mencapai panjang sekitar 2 kilometer dari arah Amlapura menuju Kubu dan sebaliknya. Petugas bekerja sama dengan dinas perhubungan Kabupaten Karangasem untuk membuka jalur alternatif dan mengarahkan kendaraan agar tidak menambah kemacetan serta menghindari daerah yang masih tergenang air.

“Kami menetapkan pos pengaturan lalu lintas di beberapa titik strategis, seperti di Bundaran Tianyar, pertigaan Desa Tianyar Timur, dan dekat jembatan yang melintasi Kali Tukad Dalem Darmawinangun. Petugas kami bekerja secara terus-menerus hingga air banjir surut dan jalan dapat digunakan kembali dengan aman,” tambahnya.

Pada pukul 20.00 WIB, air banjir mulai surut secara perlahan dan jalan raya Amlapura-Singaraja dapat digunakan kembali meskipun masih ada beberapa titik yang sedikit tergenang. Tim Polsek Kubu terus melakukan patroli dan pemantauan kondisi untuk memastikan tidak terjadi masalah lebih lanjut serta membantu masyarakat dalam membersihkan rumah dan lingkungan dari lumpur yang ditinggalkan banjir.

Kepala Desa Tianyar Timur I Nyoman Sudiana menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Polsek Kubu atas tanggapan cepat dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat. “Tanpa bantuan polisi, kami pasti akan kesulitan menangani situasi ini sendiri. Mereka tidak hanya membantu evakuasi, tetapi juga membantu membersihkan jalan dan memberikan informasi kepada masyarakat agar tetap tenang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Kubu AKP. Made Suadnyana juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terutama saat musim hujan tiba. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain dengan tidak membuang sampah ke sungai atau selokan, memeriksa kondisi rumah dan lingkungan sekitar, serta selalu mengikuti informasi terkini dari pemerintah dan pihak berwenang mengenai potensi bencana alam.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam menjaga kebersihan sungai dan drainase agar debit air dapat mengalir dengan lancar dan mengurangi risiko terjadinya banjir di masa depan. Kerja sama antara pemerintah, polisi, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menghadapi dan mengantisipasi bencana alam,” pungkas AKP. Made Suadnyana.  Saat ini, kondisi wilayah Desa Tianyar Timur sudah mulai pulih dan warga yang telah dievakuasi dapat kembali ke rumah masing-masing setelah memastikan lingkungan aman. Tim Polsek Kubu tetap melakukan patroli berkala untuk memantau situasi dan memberikan bantuan jika diperlukan.

(red)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *