
SURABAYA, JUMAT (6/2) – Upaya pencurian laptop yang dilakukan oleh seorang pria di kawasan Jalan Pacar Kembang III, Kelurahan Tambaksari, Kota Surabaya, pada siang hari berhasil digagalkan berkat kerjasama warga sekitar. Pelaku yang teridentifikasi sebagai Supriyadi (45 tahun), seorang tukang becak asal Jepara, kepergok saat tengah mengambil barang berharga dari rumah milik pemilik warung setempat bernama Jujuk.
Kronologi kejadian dimulai ketika Supriyadi masuk ke dalam rumah korban yang berada di lokasi warung milik Jujuk. Tanpa sepengetahuan pemilik rumah, pelaku kemudian mengambil sebuah laptop yang diletakkan di ruang tamu. Setelah berhasil mendapatkan barang yang menjadi target, pelaku segera berusaha kabur dari lokasi kejadian.
Namun, tindakan mencuri tersebut tidak luput dari perhatian korban yang saat itu berada di area belakang rumah. Setelah melihat pelaku yang sedang mencoba pergi dengan membawa barang miliknya, Jujuk langsung mengeluarkan teriakan meminta bantuan kepada warga sekitar.
Tanggapan dari warga sangat cepat. Beberapa orang yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung bergerak mengejar pelaku yang sudah mulai melarikan diri. Setelah menjalani prosesi pengejaran yang tidak terlalu lama, Supriyadi akhirnya berhasil ditangkap dan tidak dapat melarikan diri lebih jauh.
Setelah tertangkap, pelaku kemudian diamankan oleh warga ke Pos RT terdekat untuk sementara waktu. Namun, sebelum kedatangan petugas kepolisian, terjadi situasi yang tidak diinginkan dimana pelaku sempat mengalami serangan dari sebagian massa yang merasa marah dengan tindakan pencurian tersebut. Akibatnya, Supriyadi mengalami luka di bagian kepala yang membutuhkan penanganan medis.
Sekitar 30 menit setelah kejadian terjadi dan pelaku diamankan, tim dari Divisi Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tambaksari tiba di lokasi untuk mengevakuasi pelaku. Tim kepolisian kemudian membawa Supriyadi untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.
Kapolsek Tambaksari, Kompol Didik Triwahyudi, dalam keterangannya mengkonfirmasi kejadian pencurian yang gagal tersebut. Menurutnya, saat ini pelaku masih dalam masa perawatan di rumah sakit yang berada di bawah pengelolaan Polrestabes Surabaya. Kondisi kesehatan pelaku yang belum stabil membuat pihak kepolisian belum dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut maupun meminta keterangan resmi dari Supriyadi terkait motif serta perencanaan tindakan pencurian yang dilakukan.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar, terutama dalam menjaga akses masuk ke dalam rumah agar tidak mudah ditempati oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, juga disampaikan agar dalam menghadapi situasi seperti ini, warga dapat tetap menjaga kondisi agar tidak terjadi tindakan kekerasan yang tidak perlu dan segera menghubungi pihak berwenang untuk menangani kasus dengan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
(Gufron)

