
SURABAYA – Polrestabes Surabaya akan mengambil langkah tegas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama malam pergantian tahun 2025-2026. Sebagai bagian dari upaya pengamanan skala besar, sejumlah titik perbatasan kota akan diberlakukan penyekatan atau pembatasan akses masuk ke Kota Surabaya, yang akan mulai diberlakukan sejak pukul 17.00 WIB.
Keputusan ini diambil untuk mencegah potensi kerumunan yang tidak terkendali, gangguan keamanan, serta memastikan kelancaran perayaan akhir tahun berjalan dengan aman dan kondusif. Bagi kendaraan yang kedapatan hendak menuju Kota Surabaya tanpa tujuan yang jelas atau tidak memiliki alasan penting untuk masuk, akan diputar balik atau diarahkan kembali ke wilayah asalnya.
Penyekatan Dilakukan di 12 Titik Strategis di Perbatasan Surabaya
Polrestabes Surabaya telah menetapkan 12 titik perbatasan kota sebagai lokasi penyekatan akses masuk, yang dipilih berdasarkan kajian keamanan dan potensi aliran kendaraan serta masyarakat yang akan datang ke Surabaya untuk merayakan pergantian tahun. Berikut adalah daftar lengkap lokasi penyekatan:
1. Bundaran Waru Depan Cito – Sebagai pintu masuk dari arah Sidoarjo
2. Brebek Industri – Pintu masuk dari arah Gresik
3. Eks Giant Pondok Candra – Pintu masuk dari arah Sidoarjo
4. MERR–Gunung Anyar – Pintu masuk dari arah Timur Surabaya
5. Jembatan Baru Karang Pilang – Pintu masuk dari arah Lamongan
6. Lakarsantri–Menganti – Pintu masuk dari arah Barat Surabaya
7. Romokalisari – Pintu masuk dari arah Gresik
8. Menganti–Benowo – Pintu masuk dari arah Barat Surabaya
9. SP3 Indrapura–Rajawali – Pintu masuk dari arah Timur Surabaya
10. Jalan Rajawali–JMP – Pintu masuk dari arah Timur Surabaya
11. SP4 Dupak–Demak – Pintu masuk dari arah Utara Surabaya
12. SP4 Kedung Cowek–Kenjeran – Pintu masuk dari arah Timur Surabaya
Pada setiap titik penyekatan tersebut, akan ditempatkan personel gabungan dari berbagai satuan kerja Polrestabes Surabaya, antara lain Satuan Samapta, Satuan Lalu Lintas, Satuan Intelkam, serta dibantu oleh unsur TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) untuk memperkuat pengamanan.
Personel Siap Beroperasi, Pendekatan Humanis Tetap Diutamakan
Kepala Polrestabes Surabaya yang tidak dapat dihubungi secara langsung pada saat berita ini dibuat, melalui stafnya menyampaikan bahwa seluruh personel telah siap beroperasi dan akan menjalankan tugas dengan profesionalisme tinggi. Meskipun diberlakukan penyekatan, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas utama dalam menangani masyarakat yang akan melewati titik penyekatan.
“Kami akan memberikan pemahaman yang jelas kepada setiap pengendara mengenai alasan diberlakukannya pembatasan akses. Bagi mereka yang memiliki tujuan jelas seperti bekerja, berobat, atau memiliki urusan penting lainnya, akan diberikan arahan untuk melalui jalur alternatif atau proses verifikasi yang sesuai,” ujar salah satu petugas yang akan bertugas di titik penyekatan.
Selain penyekatan akses masuk, Polrestabes Surabaya juga akan meningkatkan patroli di pusat-pusat keramaian seperti kawasan Pantai Kenjeran, Alun-Alun Contong, kawasan Jalan Tunjungan, serta lokasi-lokasi perayaan pergantian tahun lainnya di Surabaya. Pengawasan terhadap penggunaan kembang api juga akan diperketat, mengingat ada larangan penggunaan kembang api di beberapa wilayah kota untuk mencegah kebakaran dan cedera.
Imbauan untuk Masyarakat: Rayakan Pergantian Tahun dengan Aman dan Tertib
Polrestabes Surabaya juga mengimbau masyarakat untuk merayakan pergantian tahun dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan. Masyarakat yang ingin merayakan di luar rumah diimbau untuk memilih lokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah kota, membawa perlengkapan yang diperlukan, serta menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Bagi masyarakat yang berencana datang ke Surabaya untuk merayakan pergantian tahun, kami sarankan untuk menggunakan transportasi umum atau melakukan perjalanan dengan rencana yang matang. Juga, pastikan untuk membawa identitas diri dan dapat menjelaskan tujuan kedatangan Anda jika melewati titik penyekatan,” tambah petugas tersebut.
Hingga saat berita ini dibuat, pihak Polrestabes Surabaya sedang melakukan koordinasi akhir dengan pemerintah kota Surabaya dan instansi terkait untuk memastikan seluruh persiapan pengamanan malam pergantian tahun berjalan dengan baik. Informasi tambahan mengenai jalur alternatif dan lokasi perayaan yang diizinkan akan segera diumumkan melalui kanal resmi Polrestabes Surabaya dan pemerintah kota Surabaya.
(Gufron hery)
