
Surabaya, 30 November 2025 – Surabaya kembali membuktikan diri sebagai trendsetter inovasi daerah di Jawa Timur. Bukan hanya meraih Juara Pertama INotek Award 2025 melalui program Kampung Semanggi yang fenomenal, Kota Pahlawan ini juga menempatkan tiga inovasi lainnya dalam Top 15. Ini bukan sekadar prestasi, tapi bukti komitmen berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem inovasi yang inklusif, memberdayakan masyarakat, dan menginspirasi daerah lain untuk berani berinovasi.
Kampung Semanggi: Lebih dari Sekadar Penghargaan, Tapi Model Pemberdayaan yang Bisa Direplikasi
Keberhasilan Kampung Semanggi bukan hanya soal penghargaan, tapi soal transformasi nyata yang dirasakan warga. Inovasi ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, jika didasarkan pada prinsip kemandirian, kreativitas, dan keberlanjutan, mampu menghasilkan dampak positif yang luar biasa.
“Kampung Semanggi adalah bukti bahwa inovasi tidak harus rumit atau mahal. Yang penting adalah adanya kemauan untuk berubah, kreativitas untuk mencari solusi, dan kolaborasi untuk mewujudkan impian bersama,” ujar Camat Benowo, penggagas program ini.
Tiga Inovasi di Top 15: Diversifikasi Inovasi, Bukti Ekosistem yang Matang
Keberhasilan tiga inovasi lainnya masuk dalam Top 15 INotek Award 2025 menunjukkan bahwa ekosistem inovasi di Surabaya sudah sangat matang dan beragam. Kampung Wisata Ketandan membuktikan bahwa warisan budaya bisa menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan. ASIAP (Abon Ikan Asap) menunjukkan bahwa produk perikanan bisa diolah dengan konsep ekonomi hijau dan nilai tambah. MeccaBot AI membuktikan bahwa teknologi bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, bahkan hingga ke Tanah Suci.
Pelajaran untuk Daerah Lain: Inovasi Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Kolaborasi
Prestasi Surabaya di INotek Award 2025 bukan hanya untuk dirayakan, tapi juga untuk dijadikan pelajaran bagi daerah lain. Inovasi bukan sekadar kompetisi untuk meraih penghargaan, tapi kolaborasi untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.
“Kami berharap prestasi ini bisa menginspirasi daerah lain untuk berani berinovasi. Inovasi tidak harus dimulai dari nol, tapi bisa dimulai dari meniru, memodifikasi, dan mengembangkan apa yang sudah ada,” ujar Walikota Surabaya.
Masa Depan Inovasi Surabaya: Berkelanjutan, Inklusif, dan Berdampak Global
Surabaya tidak akan berhenti berinovasi. Pemerintah Kota Surabaya memiliki visi untuk menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak global. Inovasi tidak hanya ditujukan untuk menyelesaikan permasalahan lokal, tapi juga untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan dunia.
“Kami ingin Surabaya menjadi hub inovasi di Asia Tenggara. Kami ingin inovasi-inovasi dari Surabaya bisa direplikasi di daerah lain, bahkan di negara lain,” tegas Walikota Surabaya.
Dengan komitmen yang kuat, kolaborasi yang erat, dan visi yang jelas, Surabaya siap menjadi role model bagi daerah lain dalam menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat.
(red)
