
Kepulauan Sitaro, 10 Januari 2026 – Upaya Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung misi kemanusiaan sekaligus menjaga stabilitas sosial di wilayah kepulauan kembali terealisasikan dengan sukses. Tim Aman Nusa II Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kegiatan penjemputan dan pendistribusian logistik kemanusiaan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu ini dimulai dengan kedatangan Kapal Polisi (KP) XV-2015 yang telah membawa muatan logistik bantuan dari markas Polda Sulut. Setelah berhasil menyeberangi lautan dan tiba di Pelabuhan Pehe, personel Tim Aman Nusa II bersama dengan petugas terkait langsung melakukan proses bongkar muat barang bantuan secara tertib dan hati-hati. Setelah itu, seluruh logistik diangkut ke Posko Logistik Siau Barat untuk menjalani tahap pendataan dan verifikasi sebelum dilakukan penyaluran sesuai dengan kebutuhan yang telah diidentifikasi sebelumnya.
Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari operasi kemanusiaan yang telah direncanakan oleh Polri, dengan fokus utama memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan. Wilayah ini sering menghadapi tantangan geografis yang kompleks dan keterbatasan akses dalam distribusi barang, sehingga kehadiran Polri melalui Tim Aman Nusa II diharapkan dapat mempercepat alur penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi mereka yang membutuhkan.
Bantuan logistik yang disalurkan berasal dari dua sumber utama yang peduli terhadap kondisi masyarakat di wilayah tersebut. Dari pihak Kapolda Sulawesi Utara, bantuan yang disiapkan sangat beragam dan sesuai dengan kebutuhan dasar masyarakat, meliputi 250 baki telur, 700 kilogram beras yang dikemas dalam kemasan kecil masing-masing lima kilogram, 25 dus popok bayi, serta 25 dus pembalut wanita. Sementara itu, Ditpolairud Polda Sulut juga turut berkontribusi dengan menyalurkan 75 dus mi instan dan tambahan 375 kilogram beras kemasan lima kilogram, yang menjadi tambahan stok penting bagi posko dan masyarakat.
Seluruh bantuan yang diberikan diperuntukkan ganda, yakni untuk langsung memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat serta untuk memastikan kesiapan Posko Logistik Siau Barat dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi, termasuk kondisi darurat alam maupun kebutuhan sosial kemasyarakatan yang mendesak. Selama proses distribusi, seluruh langkah kerja dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi, di mana setiap barang yang masuk dan keluar dicatat secara jelas, akuntabilitas yang menjamin bahwa bantuan tepat pada penerima yang berhak, serta tanggung jawab penuh dari seluruh pihak yang terlibat.
Kegiatan penyaluran logistik kemanusiaan ini juga menjadi bukti nyata mengenai peran ganda Polri yang tidak hanya berfokus pada tugas utama penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif berperan sebagai mitra yang dekat dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Melalui Tim Aman Nusa II, Ditpolairud Polda Sulut terus berupaya menjalin hubungan yang erat dan hangat dengan masyarakat pesisir serta kepulauan melalui pendekatan yang humanis dan penuh perhatian terhadap kondisi masyarakat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini secara lancar dan sukses, diharapkan bantuan logistik yang telah disalurkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meringankan beban ekonomi masyarakat serta memperkuat sinergi yang solid antara Polri dan warga masyarakat. Polri melalui Polda Sulut dan Ditpolairudnya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik secara konsisten, demi terwujudnya kondisi yang aman, tertib, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya di wilayah kepulauan yang seringkali membutuhkan perhatian ekstra.
(red)
