Nasional TNI POLRI

🚜🌽 KAPOLRES MINAHASA AKBP STEVEN J.R. SIMBAR PIMPIN PANEN RAYA JAGUNG SERENTAK – WUJUD NYATA DUKUNGAN POLRI UNTUK PROGRAM SWASEmbada DAN KEMANDIRIAN PANGAN NASIONAL 🌽🚜

TNI-Polri nasional

Minahasa, 8 Januari 2025 – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa melalui Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., kembali menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung program swasembada pangan nasional dengan menggelar Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 pada hari Kamis (08/01/2025). Kegiatan yang dipusatkan di lahan pertanian binaan Polsek Tondano, Kelurahan Tataaran 2, Kecamatan Tondano Selatan ini menjadi bukti konkrit bahwa institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak hanya berperan dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan masyarakat (kamtibmas), tetapi juga aktif berkontribusi dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan sebagai dasar penting bagi terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera.

Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan mengikuti zoom meeting nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia, serta Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Dalam pertemuan virtual tersebut, berbagai poin strategis terkait dengan penguatan program swasembada pangan nasional hingga tahun 2026 dibahas secara mendalam, termasuk peran serta Polri dalam mendukung gerakan ini melalui pengembangan lahan pertanian binaan di seluruh wilayah Indonesia.

Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar dalam sambutannya setelah menyelesaikan zoom meeting nasional menyatakan bahwa keikutsertaan Polres Minahasa dalam program panen raya jagung ini merupakan bentuk implementasi langsung dari arahan Kapolri untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, lahan pertanian binaan seluas kurang lebih 3 hektar yang dikelola secara bersama dengan kelompok tani di Kelurahan Tataaran 2 ini telah menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, dengan produksi jagung mencapai lebih dari 12 ton pada musim tanam ini.

“Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak hari ini bukan hanya sekadar acara simbolis, melainkan wujud nyata komitmen Polres Minahasa untuk mendukung program swasembada pangan yang digaungkan oleh pemerintah pusat. Sejak awal tahun 2024, kami telah bekerja sama dengan kelompok tani setempat untuk mengembangkan lahan ini dengan menggunakan teknik budidaya yang tepat dan bibit unggul yang disesuaikan dengan kondisi tanah dan iklim di Minahasa. Hasilnya, kita dapat merasakan manfaat yang nyata dengan produksi jagung yang melimpah, yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal serta dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah hukum Polres Minahasa,” ujar AKBP Steven J.R. Simbar dengan penuh semangat di hadapan para hadirin.

Setelah sesi sambutan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi panen jagung secara simbolis yang dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa, didampingi Wakapolres Minahasa AKP Rudianto Siregar, S.H., S.I.K., para Pejabat Jajaran Utama (PJU) Polres Minahasa, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kecamatan (Forkopimka) Tondano Selatan, perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta seluruh anggota kelompok tani Kelurahan Tataaran 2. Dalam suasana yang meriah dan penuh kebersamaan, seluruh peserta bekerja sama-sama memanen tongkol jagung yang telah matang dengan sempurna, menunjukkan sinergi yang kuat antara berbagai elemen masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.

Perwakilan kelompok tani Kelurahan Tataaran 2, H. Marthin Limbong, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Polres Minahasa atas dukungan dan pendampingan yang telah diberikan selama ini. Menurutnya, sebelum adanya program binaan ini, kelompok tani sering mengalami kesulitan dalam mengakses bibit unggul, pupuk berkualitas, serta teknik budidaya yang efektif. Namun, dengan adanya pendampingan dari personel Polres Minahasa yang telah mendapatkan pelatihan khusus tentang pertanian, produktivitas tanaman jagung mereka meningkat secara signifikan.

“Kami sebagai kelompok tani sangat berterima kasih kepada Polres Minahasa yang telah memberikan kita banyak bantuan, mulai dari pembersihan lahan, penyediaan bibit unggul, hingga pendampingan dalam proses budidaya. Sebelumnya, produksi jagung kita hanya sekitar 7 ton per musim tanam, namun dengan dukungan dari Polri, kita berhasil meningkatkan produksi menjadi lebih dari 12 ton pada musim ini. Selain itu, kita juga telah mendapatkan pelatihan tentang cara mengolah jagung menjadi produk olahan seperti tepung jagung dan keripik jagung yang memiliki nilai jual lebih tinggi,” ujar H. Marthin Limbong dengan suara penuh rasa syukur.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Tondano Selatan H. Jhon Kambuaya juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Polres Minahasa atas kontribusi yang diberikan dalam bidang ketahanan pangan. Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat tani seperti yang terlihat dalam kegiatan hari ini menjadi contoh yang sangat baik tentang bagaimana berbagai elemen masyarakat dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dalam membangun daerah yang sejahtera.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya ada untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan mereka. Kerja sama yang erat antara Polres Minahasa dengan pemerintah kecamatan, TNI, dan kelompok tani telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat di Tondano Selatan. Kita berharap bahwa program ini dapat diperluas ke berbagai kelurahan lainnya di kecamatan ini agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” jelas Camat Jhon Kambuaya.

Setelah proses panen bersama selesai, dilakukan pengepakan hasil panen yang akan disalurkan ke berbagai tempat, antara lain ke panti asuhan di Minahasa, rumah sakit umum daerah, serta diberikan kepada keluarga kurang mampu yang terdaftar di dinas sosial kecamatan. Sebanyak 5 ton jagung akan dialokasikan untuk kebutuhan pangan lokal, sementara sisanya akan digunakan untuk program makanan bergizi yang akan diadakan oleh Polres Minahasa dalam beberapa minggu ke depan. Selain itu, sebagian kecil hasil panen juga akan digunakan sebagai bibit untuk musim tanam berikutnya agar program pertanian binaan ini dapat berlanjut secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga diisi dengan berbagai acara pendukung yang sangat bermanfaat, seperti pameran produk olahan dari jagung yang dibuat oleh kelompok tani setempat, penyuluhan tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi yang mengandung jagung oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Tondano Selatan, serta pemberian bantuan bibit jagung dan pupuk organik kepada kelompok tani dari daerah lain yang ingin mengikuti jejak keberhasilan kelompok tani Kelurahan Tataaran 2. Banyak masyarakat yang antusias mengikuti acara ini, menunjukkan minat yang tinggi terhadap program swasembada pangan yang digalakkan oleh Polres Minahasa.

Dalam pidato penutupnya, Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar menyatakan bahwa program pertanian binaan oleh Polres Minahasa tidak akan berhenti hanya sampai di sini. Menurutnya, pihaknya berencana untuk memperluas lahan pertanian binaan ke beberapa kecamatan lainnya di Minahasa, dengan fokus pada komoditas pangan pokok lainnya seperti padi, ubi kayu, dan sayuran. Selain itu, Polres Minahasa juga akan bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa untuk mengembangkan program pelatihan pertanian bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang pertanian.

“Kegiatan hari ini adalah awal dari langkah yang lebih besar dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kita berencana untuk memperluas lahan pertanian binaan kita menjadi 10 hektar pada tahun 2025, dengan menambah komoditas tanaman yang kita kembangkan. Selain itu, kita akan mengadakan pelatihan pertanian secara berkala bagi masyarakat agar mereka dapat mengembangkan pertanian mereka sendiri dan berkontribusi dalam program swasembada pangan. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama membangun Minahasa yang mandiri dalam bidang pangan dan berkontribusi pada kemajuan bangsa,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program ini dan berpartisipasi aktif dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Minahasa. “Kita tidak dapat mencapai tujuan swasembada pangan hanya dengan kerja sama beberapa pihak saja. Dibutuhkan kontribusi dari seluruh masyarakat untuk dapat mewujudkannya. Mari kita bersama-sama bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap keluarga di Minahasa memiliki akses terhadap makanan yang cukup dan bergizi, serta membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita,” pungkas AKBP Steven J.R. Simbar.

Acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 diakhiri dengan sesi foto bersama oleh seluruh peserta hadir, diikuti dengan makan bersama menggunakan hidangan yang dibuat dari bahan dasar jagung seperti bubur jagung, pepes jagung, dan keripik jagung. Suasana yang sangat meriah dan penuh kebersamaan menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berhasil dalam menghasilkan panen yang melimpah, tetapi juga berhasil dalam memperkuat tali silaturahmi dan rasa persatuan antarwarga masyarakat Minahasa.

Kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai ini menjadi bukti nyata bahwa program “Polri Presisi untuk Negeri” bukan hanya slogan kosong, melainkan telah diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Melalui kerja sama yang erat dengan berbagai pihak, Polres Minahasa telah menunjukkan bahwa Polri benar-benar hadir untuk masyarakat dan siap memberikan dukungan dalam setiap aspek pembangunan nasional, termasuk dalam upaya mencapai swasembada dan kemandirian pangan menuju tahun 2026 dan seterusnya.

(red)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *