
Surabaya, [Tanggal Berita] – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat ST, S.H., M.H., hari ini menegaskan komitmen Kejaksaan Tinggi Jatim dalam mengawal percepatan pembangunan dan pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Penegasan ini disampaikan dalam rangkaian Kunjungan Kerja Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, ke Surabaya yang bertujuan meninjau langsung progres KDKMP di wilayah Kodam V/Brawijaya.
Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (18/2/2026) ini difokuskan di KDKMP Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya. Acara ini merupakan bagian krusial dari upaya konsolidatif pemerintah dan TNI dalam mendorong percepatan pembangunan KDKMP sebagai instrumen vital penguatan ekonomi yang berbasis pada potensi desa dan kelurahan. Kehadiran sejumlah pejabat penting turut menandai keseriusan agenda ini, antara lain Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Pangdam V/Brawijaya, Wakapolda Jatim, Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara, serta para pejabat utama Kodam V/Brawijaya.
Dalam agenda inti kunjungan, Wakil Panglima TNI memimpin sesi evaluasi progres pembangunan KDKMP melalui konferensi video yang melibatkan seluruh Komandan Distrik Militer (Dandim) di jajaran Kodam V/Brawijaya. Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian signifikan dalam pembangunan gedung KDKMP di berbagai wilayah. Beliau menekankan pentingnya peran KDKMP sebagai fondasi ekonomi.
“Koperasi Desa Merah Putih menjadi fondasi penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Ini adalah pondasi yang luar biasa dan harus kita dukung bersama-sama,” tegas Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, menggarisbawahi urgensi keberadaan dan keberlanjutan koperasi ini.
Usai pengarahan, Kajati Jatim Agus Sahat ST bersama jajaran Forkopimda turut mendampingi Wakil Panglima TNI dalam peninjauan langsung bangunan koperasi. Peninjauan ini mencakup pemeriksaan kesiapan sarana dan prasarana, tata kelola distribusi barang, serta identifikasi potensi pengembangan layanan yang dapat diakselerasi di masa mendatang. Hal ini menunjukkan kolaborasi multi-sektoral dalam memastikan KDKMP berfungsi optimal.
Kajati Jatim Agus Sahat ST secara khusus menyatakan harapannya agar KDKMP Kutisari dapat segera beroperasi secara efektif. Beliau menekankan pentingnya pengelolaan yang tertib, transparan, dan berkelanjutan. Menurutnya, dengan adanya sinergi lintas sektor, koperasi ini diharapkan tidak hanya menjadi simpul distribusi kebutuhan pokok bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk pemberdayaan usaha mikro dan kecil. Lebih lanjut, KDKMP diharapkan menjadi instrumen pendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat yang akuntabel dan selalu berlandaskan kepastian hukum, sehingga memberikan manfaat maksimal bagi seluruh anggota dan komunitas sekitar.
(red)

