
TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Tanah Laut, Kompol Andri Hutagalung, S.A.B., M.A.P., memberikan arahan penting kepada seluruh personel dalam kegiatan apel pagi jam pimpinan minggu ke-2 Bulan Januari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Joglo Wicaksana Laghawa Markas Polres Tanah Laut pada hari Senin (12/1) pagi pukul 07.00 Wita ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja serta menyampaikan instruksi strategis bagi pelaksanaan tugas kepolisian ke depan.
Dalam pembukaan arahannya, Kompol Andri Hutagalung mengucapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran pelaksanaan tugas pengamanan selama satu minggu terakhir. Menurutnya, situasi Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Kamtibmas) di seluruh wilayah hukum Polres Tanah Laut terpantau dalam kondisi aman, lancar, dan terkendali, yang tidak lepas dari kerja sama erat serta dedikasi tinggi seluruh personel.
“Alhamdulillah, kegiatan pengamanan mulai dari pengawasan kawasan wisata, pasar tradisional, hingga pengamanan jalur lalu lintas selama satu minggu terakhir dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya insiden yang mengganggu ketertiban. Situasi kamtibmas secara umum tetap terkendali dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ucap Wakapolres sambil menyapa para personel yang berbaris rapi.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan menjaga kamtibmas tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga kebanggaan bersama bagi institusi kepolisian di Tanah Laut. “Kita harus terus memelihara sinergi yang baik antar satuan kerja, serta menjaga komunikasi yang intensif dengan masyarakat dan instansi terkait. Kerjasama yang solid adalah kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan yang terus berkembang,” tambahnya.
Selanjutnya, Wakapolres menyoroti pentingnya pemahaman mendalam terhadap undang-undang baru terkait Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang telah mengalami banyak perubahan signifikan. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap regulasi baru ini menjadi dasar mutlak dalam pelaksanaan tugas kepolisian agar tetap sesuai dengan aturan yang berlaku dan melindungi hak-hak setiap pihak yang terlibat dalam proses hukum.
“Kita sebagai anggota Polri harus mampu mengikuti perkembangan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Banyak perubahan dalam KUHP dan KUHAP yang perlu kita pelajari secara serius dan mendalam, mulai dari definisi tindak pidana baru, prosedur penyidikan, hingga perlindungan terhadap saksi dan korban. Pemahaman yang tidak memadai dapat menyebabkan kesalahan dalam pelaksanaan tugas dan berdampak negatif bagi keberlangsungan proses hukum,” jelas Kompol Andri Hutagalung.
Untuk mendukung hal tersebut, Wakapolres mengumumkan bahwa Polres Tanah Laut akan menyelenggarakan serangkaian pelatihan dan studi banding kepada seluruh personel dalam beberapa minggu ke depan. Pelatihan akan dibawakan oleh narasumber ahli dari akademisi dan aparatur hukum terkait, serta akan disesuaikan dengan bidang tugas masing-masing satuan kerja.
Selain itu, Wakapolres juga memberikan teguran dan peringatan keras kepada seluruh personel untuk menjaga sikap, perilaku, dan integritas sebagai anggota institusi kepolisian yang menjadi ujung tombak perlindungan masyarakat. Ia menekankan bahwa tahun 2026 harus menjadi tonggak baru dengan komitmen penuh untuk tidak melakukan pelanggaran dalam bentuk apa pun, khususnya terkait penyalahgunaan narkotika dan praktik judi online yang telah banyak merusak moral dan citra institusi.
“Perlu saya tekankan sekali lagi, jangan ada satupun anggota Polri di wilayah hukum Tanah Laut yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun praktik judi online. Kedua hal ini tidak hanya melanggar peraturan perundang-undangan, tetapi juga merusak nama baik Polri yang telah dibangun dengan susah payah. Kita harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjalankan aturan dan menjaga moralitas yang tinggi,” tegasnya dengan nada tegas.
Kompol Andri Hutagalung menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan yang ketat dan tidak akan mengampuni setiap anggota yang terbukti melanggar peraturan tersebut. “Kita memiliki mekanisme pengawasan internal yang ketat, serta akan bekerja sama dengan Satuan Tugas Anti Narkoba dan Satuan Reserse Khusus untuk menindak setiap bentuk pelanggaran yang terjadi di lingkungan kita sendiri. Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan institusi Polri,” pungkasnya.
Pada akhir arahan, Wakapolres mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dan dedikasi dalam melayani masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar anggota Polri yang selalu memberikan dukungan dan pengertian dalam menjalankan tugas yang tidak selalu mudah.
Kegiatan apel pagi jam pimpinan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bhabinkamtibmas dari Polsek Pelaihari, serta pengecekan kondisi fisik dan kesiapan personel untuk menjalankan tugas hari ini. Seluruh personel yang hadir menunjukkan semangat yang tinggi dan berkomitmen untuk menjalankan instruksi yang telah disampaikan oleh Wakapolres Tanah Laut.
Saat ini, Polres Tanah Laut juga sedang mempersiapkan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan hubungan baik dengan masyarakat, termasuk program gotong royong bersih-bersih lingkungan, penyuluhan hukum kepada pelajar, serta penguatan patroli di kawasan rawan kejahatan guna menjaga kondisi kamtibmas yang tetap aman dan kondusif di awal tahun 2026.
(red)
